Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepribadian Traumatik Tokoh Perempuan dalam Novel Dia Aurora Karya Nurwina Sari Dini Pramestia Kirani; Eko Sri Israhayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kepribadian traumatik yang dialami tokoh utama perempuan dalam novel Dia Aurora karya Nurwina Sari melalui pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Novel ini menggambarkan perjalanan hidup seorang perempuan yang menghadapi berbagai pengalaman traumatis sejak masa lalu hingga memengaruhi perkembangan kepribadian, kondisi psikologis, serta cara tokoh tersebut berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian menggunakan teori struktur kepribadian Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego sebagai landasan untuk mengidentifikasi dinamika kejiwaan tokoh utama dalam menghadapi konflik internal maupun eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Data penelitian berupa kutipan-kutipan yang terdapat dalam novel Dia Aurora karya Nurwina Sari yang relevan dengan fokus penelitian. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan berdasarkan konsep psikoanalisis Freud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan mengalami berbagai bentuk kepribadian traumatik, yaitu ketidakstabilan emosi, kecemasan berlebihan, depresi, serta kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Kondisi tersebut muncul sebagai respons atas pengalaman traumatis yang dialaminya dan tercermin melalui konflik antara id yang mendorong pemenuhan hasrat, ego yang berupaya menyesuaikan diri dengan realitas, serta superego yang mengontrol perilaku berdasarkan nilai moral. Dengan demikian, pengalaman traumatis terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan kepribadian, perilaku, pola pikir, pengambilan keputusan, dan kemampuan tokoh utama dalam menghadapi berbagai konflik kehidupan yang dialaminya.