Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Investasi dan Manajemen Risiko Keuangan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ari Mahendra; Satrio Tri Leksono; Muhammad Naufal Adhi Priana; Nu’man Azhari Ardabilly
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12740

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik portofolio investasi, efektivitas manajemen risiko keuangan, serta implikasinya terhadap daya tarik saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian menggunakan metode deskriptif-analitik dengan pendekatan studi kasus serta memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan audit, laporan tahunan, publikasi Bursa Efek Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bank Indonesia periode 2020–2025. Analisis dilakukan melalui pengukuran rasio CAR, NPL, LDR, ROA, ROE, dan CASA, pemetaan risiko berdasarkan kerangka Basel III dan regulasi perbankan, serta penilaian saham menggunakan Dividend Discount Model dan Price-to-Book Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio BRI didominasi pembiayaan segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang mencapai 81,97% dari total kredit pada 2024, disertai penguatan ekosistem digital melalui BRImo. Eksposur utama meliputi risiko kredit, pasar, likuiditas, serta operasional dan siber. Manajemen risiko BRI mampu mempertahankan kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas pada tingkat yang solid. Namun, kenaikan NPL gross menjadi 3,29% pada Kuartal III 2025 dan penurunan laba bersih perlu menjadi perhatian. Berdasarkan pendekatan valuasi, saham BBRI berada pada rentang harga wajar hingga menarik relatif terhadap fundamentalnya. Temuan ini menunjukkan bahwa BBRI layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang dengan tetap memantau kualitas aset, perubahan suku bunga, risiko digital, dan keberlanjutan pertumbuhan laba. Secara keseluruhan, integrasi strategi investasi UMKM, transformasi digital, dan tata kelola risiko menjadi fondasi utama ketahanan kinerja BRI.