Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Konsumsi Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Parepare Rahmat Rahim; Muhammad Nur; Fajar Ladung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas penggunaan electronic wallet (e-wallet) serta menganalisis pengaruhnya terhadap pola konsumsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare. Penelitian ini didasarkan pada semakin berkembangnya penggunaan teknologi pembayaran digital yang memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai transaksi keuangan. Kemudahan tersebut diduga dapat memengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan e-wallet dengan pola konsumsi mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 150 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan e-wallet berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor sebesar 3,88. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa intensitas penggunaan e-wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap pola konsumsi mahasiswa. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 36,044 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Koefisien regresi sebesar 0,937 menunjukkan bahwa setiap peningkatan intensitas penggunaan e-wallet akan diikuti oleh peningkatan pola konsumsi mahasiswa sebesar 0,937 satuan. Selain itu, nilai R Square sebesar 0,898 menunjukkan bahwa 89,8% variasi pola konsumsi mahasiswa dapat dijelaskan oleh intensitas penggunaan e-wallet, sedangkan sisanya sebesar 10,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan e-wallet, semakin tinggi pula kecenderungan perubahan pola konsumsi mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan menggunakan e-wallet secara bijaksana serta meningkatkan literasi keuangan digital agar perilaku konsumsi tetap terkendali dan pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif.