Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Suku Bunga, Loan to Deposit Ratio, dan Beban Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Assets Putri Mona Sapayona; Ridwan Ridwan; Astrin Kusumawardani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12878

Abstract

Profitabilitas bank merupakan indikator penting bagi investor, manajemen, dan regulator dalam menilai kesehatan serta efisiensi operasional perbankan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Suku Bunga, Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Berdasarkan kriteria penelitian, diperoleh 14 bank sebagai sampel dengan 112 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, analisis korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Suku Bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, demikian pula LDR tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sebaliknya, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, yang menegaskan bahwa peningkatan beban operasional dibandingkan pendapatan operasional dapat menurunkan kemampuan bank menghasilkan laba dari aset yang dikelola. Secara simultan, Suku Bunga, LDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai Adjusted R Square sebesar 37,5% menunjukkan bahwa variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 62,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan profitabilitas bank.