Purpose – This research aims to explain why community-based Baitul Maal wa Tamwil (BMT) members remain loyal to save even though their savings are not guaranteed by formal deposit guarantee mechanisms, as well as identify trust mechanisms that replace the role of institutional protection.Methods – This research uses a qualitative approach with an interpretive case study design. Data were collected through in-depth semi-structured interviews with active community-based BMT members and analyzed using inductive thematic analysis.Findings – This research finds that member loyalty is not based on formal regulatory protection, but rather on trust that is built socially and morally. Community-based institutional legitimacy, personal trust in managers, and relational service practices converge to form a perception of trust as the foundation of loyalty.Implication – The results of this study suggest that the desirability of BMT depends on strengthening internal trust mechanisms through strong governance and social relationships.Originality – This research contributes to the analysis of community-based BMT and uses inductive thematic analysis. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa anggota Baitul Maal wa Tamwil (BMT) berbasis komunitas tetap loyal menabung meskipun simpanan mereka tidak dijamin oleh mekanisme penjaminan simpanan formal, serta mengidentifikasi mekanisme kepercayaan yang menggantikan peran perlindungan institusional tersebut. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap anggota aktif BMT berbasis komunitas dan dianalisis menggunakan analisis tematik induktif.Temuan – Penelitian ini menemukan bahwa loyalitas anggota tidak didasarkan pada perlindungan regulatif formal, melainkan pada kepercayaan yang dibangun secara sosial dan moral. Legitimasi kelembagaan berbasis komunitas, kepercayaan personal terhadap pengelola, serta praktik pelayanan yang bersifat relasional berkonvergensi membentuk perceived trust sebagai fondasi loyalitas.Implikasi – Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan BMT bergantung pada penguatan mekanisme kepercayaan internal melalui tata kelola dan relasi sosial yang kuat.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam menganalisis BMT berbasis komunitas dan dianalisis menggunakan analisis tematik induktif.