Meilina, Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan omzet usaha kuliner di Caturtunggal, Depok, Sleman Meilina, Dwi; Suharto, Suharto
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 5 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol5.iss1.art11

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of business capital, number of employees, distance from the business location, length of business, and online sales on culinary business turnover in Caturtunggal, Depok District, Sleman Regency.Methods – This study used a quantitative approach with primary data obtained through questionnaires distributed to 40 culinary business owners in Caturtunggal District, and Ordinary Least Squares (OLS) regression.Findings – The results indicate that business capital, number of employees, and length of business have a positive and significant effect on culinary business turnover. Conversely, distance from the business location and online sales do not significantly affect turnover.Implication – The results indicate that increasing culinary business turnover is more effectively achieved through strengthening capital, optimal workforce management, and developing entrepreneurial experience.Originality – This study contributes to the development of culinary businesses in Caturtunggal, Depok District, Sleman Regency, using the Ordinary Least Squares (OLS) approach. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, jumlah tenaga kerja, jarak lokasi usaha, lama usaha, dan penjualan online terhadap omzet usaha kuliner di Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 40 pelaku usaha kuliner di Kecamatan Caturtunggal, serta menggunakan regresi Ordinary Least Squares (OLS).Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal usaha, jumlah tenaga kerja, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap omzet usaha kuliner. Sebaliknya, jarak lokasi usaha dan penjualan online tidak berpengaruh signifikan terhadap omzet.Implikasi – Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan omzet usaha kuliner lebih efektif dicapai melalui penguatan modal, pengelolaan tenaga kerja yang optimal, serta pengembangan pengalaman berwirausaha.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan usaha kuliner di Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, dengan menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS).