This Author published in this journals
All Journal LaGeografiA
Nasiah Badwi
Prodi Geografi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Spasial Kerawanan Banjir Menggunakan SIG di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan Nasiah Badwi; Ichsan Invanni Baharuddin; Nurul Ilmi Rasjusti; Wangi Suci Ananda
LaGeografia Vol 24, No 2 (2026): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i2.84889

Abstract

This study aims to analyze the flood Vulnerability level in Maros Regency, South Sulawesi Province, using a Geographic Information System (GIS) approach. The analysis was conducted based on eight spatial parameters, namely rainfall, land use, vegetation density, soil type, slope, elevation, distance from rivers, and population density. Each parameter was assigned a weight and score through the weighted overlay method using ArcGIS 10.8 software to produce a flood vulnerability category, covering an area of 100,112.85 ha (69.37%), followed by low vulnerability areas covering 35,992.87 ha (24.94%), and high vulnerability areas covering 8,215.16 ha (5.69%). The main contributing factors to flood vulnerability include moderate to high rainfall, conversion of forested areas into agricultural and residential land, soil types such as Litosol and Alluvial with low infiltration capacity, and low-lying topography in downstream areas. The spatial analysis produced in this study provides essential information for regional planning and flood disaster mitigation efforts to support sustainable spatial management in Maros Regency.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan berdasarkan delapan parameter spasial, yaitu curah hujan, penggunaan lahan, kerapatan vegetasi, jenis tanah, kemiringan lereng, ketinggian tempat, jarak dari sungai, dan kepadatan penduduk. Setiap parameter diberi bobot dan skor melalui metode weighted overlay menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8 untuk menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir. Hasil penelitian menunjukkan besar wilayah Kabupaten Maros tergolong dalam kategori kerawanan sedang dengan luas 100.112,85 ha (69,37%), diikuti oleh kategori rendah seluas 35.992,87 ha (24,94%), dan kategori tinggi seluas 8.215,16 ha (5,69%). Faktor utama penyebab tingginya potensi banjir meliputi curah hujan sedang hingga tinggi, konversi lahan hutan menjadi pertanian dan permukiman, jenis tanah litosol dan aluvial dengan infiltrasi rendah, serta topografi datar di wilayah hilir. Pemetaan spasial ini diharapkan menjadi acuan dalam perencanaan tata ruang dan mitigasi bencana berbasis data di Kabupaten Maros.