This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Anjani
Meisya Aolia Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Mahasiswa melalui Pengembangan Produk Entrepreneur Lokal Berbasis Makanan Khas Pulau Lombok ÃÆÃÆâ Minanda, Hasnia; Meisya Aolia Putri; Mutiaratu Mayadagara
Jurnal Abdi Anjani Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v4i1.3091

Abstract

Pengembangan kewirausahaan mahasiswa merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan daya saing generasi muda di era ekonomi kreatif, khususnya melalui inovasi produk berbasis kearifan lokal. Perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai inkubator untuk mentransformasi pola pikir mahasiswa dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Salah satu sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan adalah industri kuliner nusantara. Pulau Lombok dikenal luas dengan kekayaan kuliner khasnya yang autentik, salah satunya adalah ayam plecing yang memiliki cita rasa pedas nan segar. Namun, tantangan saat ini menunjukkan bahwa inovasi penyajian ayam plecing dalam bentuk produk yang praktis, higienis, dan modern masih sangat terbatas di pasaran. Sebagian besar kuliner lokal masih disajikan secara konvensional, sehingga kurang adaptif terhadap mobilitas masyarakat modern yang dinamis. Melihat celah tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui pengembangan produk entrepreneur lokal berbasis makanan khas Pulau Lombok, yaitu “Salad Roll Ayam Plecing” atau yang disingkat sebagai Sasrolla. Produk inovatif ini merupakan modifikasi dari salad roll sayuran gaya modern dengan mengganti isian ayam biasa menjadi ayam plecing khas Lombok. Melalui integrasi konsep kuliner global dan lokal ini, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk mengasah kemampuan teknis produksi dan strategi pemasaran digital, tetapi juga diajak berkontribusi nyata dalam melestarikan sekaligus menaikkan kelas warisan kuliner daerah ke tingkat yang lebih luas.