p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Universal Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILSAFAT ILMU KESEHATAN Dr. H. Soekardjo, S.Kер., ММ.
Universal Journal Vol. 6 No. 3 (2025): FILSAFAT ILMU KESEHATAN
Publisher : Universal Institute of Professional Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58826/uj.v6i3.72

Abstract

Membahas perihal ilmu pengetahuan dan perkembangannya, antara lain meliputi hubungan antara ilmu pengetahuan dan masyarakat, baik pada masa lalu maupun masa sekarang. Dijelaskan pula tentang keanekaragaman ilmu pengetahuan, ilmu-ilmu teoretis dan ilmu-ilmu praktis, perihal bebas nilai dalam ilmu pengetahuan, serta hubungan antara ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan. Pada setiap mata kuliah tentu terdapat tujuan instruksional umum, dengan harapan mahasiswa dapat memahami sejarah filsafat dan filsafat ilmu serta relevansinya dengan segi aksiologis dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, terdapat Problem Based Learning (PBL) yang merupakan salah satu metode pembelajaran student-centered yang menuntut mahasiswa untuk lebih banyak belajar secara mandiri atau yang dikenal sebagai Self-Directed Learning (SDL) (Hallock, 2009). Dalam lingkungan belajar yang menuntut keaktifan dan kemandirian mahasiswa, diperlukan pemahaman mengenai faktor internal berupa Self-Directed Learning Readiness (SDLR). SDLR merupakan kesiapan seseorang untuk belajar secara mandiri yang terdiri atas komponen sikap, kemampuan, dan karakteristik personal (Zulharman, 2008).
PERILAKU KESEHATAN: DALAM PERSPEKTIF EKONOMI, SOSIAL, & BUDAYA Dr. H. Soekardjo, S.Kер., ММ.
Universal Journal Vol. 6 No. 3 (2025): PERILAKU KESEHATAN
Publisher : Universal Institute of Professional Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58826/uj.v6i3.73

Abstract

Kesehatan sangat terkait dengan usaha sadar seseorang yang akan berpengaruh pada kualitas hidupnya. Perbedaan sudut pandang antara daerah pedesaan (rural) dan perkotaan (urban) dapat dilihat berdasarkan karakteristik sosial ekonomi masyarakat yang mencerminkan perilaku seseorang, meliputi kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehat dan konsumsi gizi. Masyarakat yang kekurangan gizi cenderung mengalami berbagai masalah kesehatan yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hidupnya. Status sosial merupakan salah satu faktor yang memiliki pengaruh kuat terhadap kondisi kesehatan seseorang. Pendidikan pada hakikatnya merupakan usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan, baik di dalam maupun di luar sekolah, yang berlangsung sepanjang hayat sehingga seseorang menjadi semakin matang dalam menghadapi serta memecahkan berbagai masalah kesehatan. Pendidikan sangat erat kaitannya dengan respons serta pengambilan keputusan rumah tangga terhadap penyakit. Hal ini terlihat dari rendahnya angka kematian balita pada keluarga yang memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi. Tinggi rendahnya tingkat pendidikan anggota keluarga juga erat kaitannya dengan tingkat pemahaman mengenai perawatan kesehatan, higiene, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.