Wenty
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

“IMPLEMENTASI FGD SEBAGAI PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM IDENTIFIKASI MASALAH DAN SOLUSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT PADA PROGRAM KKN KELURAHAN KWITANG” Wenty
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/0yavtc79

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan solusi pembangunan masyarakat melalui pendekatan Focus Group Discussion (FGD) di Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, survei sosial ekonomi, wawancara, dan FGD. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat memiliki modal sosial yang cukup baik, ditandai dengan tingkat kepercayaan dan partisipasi yang tinggi. Namun demikian, masih terdapat permasalahan pada aspek koordinasi kelembagaan, keterbatasan fasilitas lingkungan, serta belum optimalnya pengembangan UMKM. FGD terbukti efektif sebagai instrumen validasi data sekaligus sarana partisipasi masyarakat dalam merumuskan solusi bersama. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan kelembagaan RT/RW, pengembangan UMKM berbasis pelatihan dan digitalisasi, serta peningkatan kualitas lingkungan melalui partisipasi warga.
“IMPLEMENTASI FGD SEBAGAI PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM IDENTIFIKASI MASALAH DAN SOLUSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT PADA PROGRAM KKN KELURAHAN KWITANG” Wenty
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/0yavtc79

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan solusi pembangunan masyarakat melalui pendekatan Focus Group Discussion (FGD) di Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, survei sosial ekonomi, wawancara, dan FGD. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat memiliki modal sosial yang cukup baik, ditandai dengan tingkat kepercayaan dan partisipasi yang tinggi. Namun demikian, masih terdapat permasalahan pada aspek koordinasi kelembagaan, keterbatasan fasilitas lingkungan, serta belum optimalnya pengembangan UMKM. FGD terbukti efektif sebagai instrumen validasi data sekaligus sarana partisipasi masyarakat dalam merumuskan solusi bersama. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan kelembagaan RT/RW, pengembangan UMKM berbasis pelatihan dan digitalisasi, serta peningkatan kualitas lingkungan melalui partisipasi warga.
GERAKAN SADAR SEHAT ALAMI MELALUI PEMBUATAN APOTEK HIDUP SEBAGAI MEDIA EDUKASI MAHASISWA DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI MUHAMMADIYAH JAKARTA Wenty
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/dwv6we47

Abstract

Kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pemeliharaan kesehatan berbasis bahan alami masih relatif rendah, padahal tanaman herbal memiliki potensi sebagai alternatif preventif dalam menjaga kesehatan. Di sisi lain, pemanfaatan lahan kampus sebagai media edukasi lingkungan dan kesehatan belum dilakukan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi mahasiswa mengenai tanaman herbal melalui pembuatan apotek hidup di lingkungan Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tahap persiapan, implementasi, edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan mahasiswa semester pertama dari Fakultas Ekonomi, Sains dan Humaniora serta Fakultas Sains dan Teknologi sebagai peserta utama. Implementasi program dilakukan melalui penyiapan lahan, penanaman berbagai jenis tanaman herbal, seminar literasi herbal, workshop budidaya tanaman obat, dan pelatihan pemanfaatan tanaman herbal sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya satu lokasi apotek hidup permanen sebagai media edukasi, meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pelestarian lingkungan, serta terbentuknya komunitas mahasiswa yang peduli terhadap pola hidup sehat berbasis tanaman herbal. Program ini juga mendukung pengembangan kampus hijau melalui optimalisasi lahan serta penguatan budaya hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi. Keberlanjutan program direncanakan melalui pembentukan tim pengelola apotek hidup dan integrasi kegiatan ke dalam organisasi kemahasiswaan.
GERAKAN SADAR SEHAT ALAMI MELALUI PEMBUATAN APOTEK HIDUP SEBAGAI MEDIA EDUKASI MAHASISWA DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI MUHAMMADIYAH JAKARTA Wenty
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/dwv6we47

Abstract

Kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pemeliharaan kesehatan berbasis bahan alami masih relatif rendah, padahal tanaman herbal memiliki potensi sebagai alternatif preventif dalam menjaga kesehatan. Di sisi lain, pemanfaatan lahan kampus sebagai media edukasi lingkungan dan kesehatan belum dilakukan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi mahasiswa mengenai tanaman herbal melalui pembuatan apotek hidup di lingkungan Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tahap persiapan, implementasi, edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan mahasiswa semester pertama dari Fakultas Ekonomi, Sains dan Humaniora serta Fakultas Sains dan Teknologi sebagai peserta utama. Implementasi program dilakukan melalui penyiapan lahan, penanaman berbagai jenis tanaman herbal, seminar literasi herbal, workshop budidaya tanaman obat, dan pelatihan pemanfaatan tanaman herbal sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya satu lokasi apotek hidup permanen sebagai media edukasi, meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pelestarian lingkungan, serta terbentuknya komunitas mahasiswa yang peduli terhadap pola hidup sehat berbasis tanaman herbal. Program ini juga mendukung pengembangan kampus hijau melalui optimalisasi lahan serta penguatan budaya hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi. Keberlanjutan program direncanakan melalui pembentukan tim pengelola apotek hidup dan integrasi kegiatan ke dalam organisasi kemahasiswaan.