Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERAN SAFETY CULTURE DAN SAFETY BEHAVIOR TERHADAP EFEKTIVITAS PENERAPAN K3RS DI RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW Muhklisin, Tasya Mutia; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1334

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan dengan tingkat risiko kerja yang tinggi akibat paparan bahaya biologis, kimia, fisika, ergonomi, dan psikososial, sehingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) menjadi sangat penting untuk melindungi tenaga kesehatan, pasien, dan pengunjung. Keberhasilan implementasi K3RS tidak hanya ditentukan oleh kebijakan formal, tetapi juga dipengaruhi oleh safety culture dan safety behavior. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran safety culture dan safety behavior terhadap efektivitas penerapan K3RS di rumah sakit melalui pendekatan literature review. Metode penelitian menggunakan desain literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran artikel ilmiah dari database Google Scholar, Garuda, PubMed, dan ScienceDirect pada rentang tahun 2020-2026. Sebanyak 15 artikel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa safety culture berperan dalam membangun komitmen organisasi, komunikasi keselamatan, pelatihan, dan sistem pelaporan insiden, sedangkan safety behavior berperan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta keterlibatan dalam pengendalian risiko. Sintesis literatur menunjukkan bahwa hubungan safety culture dan safety behavior berkontribusi signifikan terhadap efektivitas penerapan K3RS melalui penurunan risiko kecelakaan kerja, peningkatan keselamatan tenaga kesehatan, dan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan budaya keselamatan dan perilaku kerja aman menjadi strategi utama dalam mendukung keberhasilan implementasi K3RS secara berkelanjutan di rumah sakit.