Aktivitas pertambangan batu bara merupakan pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi yang melibatkan penggunaan alat berat secara intensif, khususnya Heavy Duty. Risiko kecelakaan dapat meningkat apabila bahaya tidak teridentifikasi dengan baik serta tidak terdapat pengendalian yang efektif. PT Pamapersada Nusantara Site Kideco Jaya Agung telah menerapkan berbagai safety device sebagai upaya untuk mengurangi potensi bahaya dan risiko dalam pengoperasian Heavy Duty Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan safety device dengan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control) sebagai bagian dari evaluasi keselamatan kerja. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta pengolahan data menggunakan matriks HIRADC. Safety device yang dianalisis antara lain In-Cab Camera, Ewacs Pro, Fatigue Alarm, Mine Image Recognition, Fire Suppression System, Brake System, dan Seat Belt Hasil penelitian menunjukkan bahwa safety device mampu menurunkan tingkat risiko dari kategori tinggi menjadi sedang hingga rendah pada sebagian besar aktivitas operasional Heavy Duty. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada safety device In-Cab Camera Yang tidak terhubung ke internet, diganti dengan In-Cab Camera Yang terhubung ke internet agar dapat memonitoring operator secara real time saat mengoperasikan unit Heavy duty. diharapkan penanggung jawab safety device agar selalu memastikan alat berfungsi dengan baik dan dilakukan perbaikan ketika menemukan suatu hal yang dapat menghambat alat tersebut, dan Penguatan implementasi PSMS agar keselamatan operasional dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.