Salman Alfarisi
Universitas Medan Area

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi dan Model Pengembangan Kemitraan antara Petani Vanili dan Perusahaan Inti di Provinsi Sumatera Utara Salman Alfarisi; Zulkarnain Lubis; Siswa Panjang Hernosa
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hr30cv55

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan merumuskan model pengembangan kemitraan antara petani vanili dan CV Dimel Mutiara Sejahtera di Kabupaten Dairi, Karo, dan Samosir, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, FGD, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan tematik, SWOT, IFAS, EFAS, Matriks TOWS, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan petani vanili memiliki potensi kuat didukung agroklimat, pengalaman bertani, dan modal sosial, namun terkendala modal, teknik budidaya belum standar, dan kelembagaan lemah. CV Dimel Mutiara Sejahtera memiliki kekuatan jaringan pasar dan komitmen bermitra, namun terbatas pembiayaan langsung. Hasil IFAS (2,38) dan EFAS (2,99) menempatkan petani pada Kuadran I, demikian pula perusahaan dengan IFAS (2,50) dan EFAS (2,85). Strategi prioritas tertinggi QSPM adalah kontrak kemitraan formal dengan mekanisme harga dasar (STAS 6,36), diikuti pengembangan produk vanili organik dan premium (STAS 6,16), serta pelatihan teknis budidaya (STAS 6,14). Model kemitraan tepat adalah tiga tingkat berbasis kelembagaan kolektif: petani sebagai produsen, koperasi sebagai agregator dan penghubung pembiayaan, dan CV Dimel Mutiara Sejahtera sebagai mitra pasar. Penelitian merekomendasikan pembentukan koperasi terintegrasi, kontrak formal dengan floor price, akses KUR kolektif, pelatihan GAP, dan pengembangan produk premium bertahap.