Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BUSINESS FEASIBILITY STUDY USAHA POTATO CHEESE BALL DI CIKARANG PUSAT Taufik Hidayat; Ela Fauziah; Hendri Kartika Andri; Cecilia Margaretha Sinaga; Syafa Amelia Putri; Marsha Rose Delima
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58870

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam memicu pergerakan ekonomi lokal, namun dalam realitasnya masih kerap terkendala oleh manajemen usaha yang bersifat trial and error serta minimnya perencanaan yang berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan sekaligus menguji kelayakan bisnis usaha kuliner camilan "Potato Cheese Ball" di wilayah Cikarang Pusat melalui pendekatan multidimensi. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan secara sistematis yang meliputi empat tahapan utama, yakni identifikasi permasalahan di lapangan melalui observasi dan wawancara, penyuluhan dan pelatihan teori studi kelayakan bisnis, pendampingan intensif penyusunan dokumen usaha, serta evaluasi dan monitoring berkala. Hasil studi kelayakan yang komprehensif menunjukkan posisi strategis usaha yang potensial berdasarkan analisis SWOT serta integrasi model bisnis yang adaptif menggunakan kerangka Business Model Canvas (BMC). Ditinjau dari parameter finansial, usaha dengan target kapasitas produksi awal sebesar 20 porsi per hari ini dinilai sangat prospektif dan menguntungkan. Hal tersebut dibuktikan melalui pencapaian nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) sebesar 1,5 (> 1), tingkat Break-Even Point (BEP) yang berada pada batas aman, yakni 250 porsi per bulan, serta periode pengembalian modal fisik (Payback Period) yang tergolong cepat, yaitu selama 1,2 bulan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rencana pendirian usaha Potato Cheese Ball di Cikarang Pusat ini dikategorikan sangat layak dijalankan demi mendorong pertumbuhan ekonomi mikro masyarakat setempat