Maulidia Nacika Hasim
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI KOMUNIKASI ADMINISTRATIF PEKERJA HARIAN LEPAS DALAM MENDUKUNG KELANCRAAN OPERASIONAL MITRA ESKPEDISI DI PT TATUR UTAMA SEJATI Maulidia Nacika Hasim; Nanik Hariyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60441

Abstract

Pengelolaan administrasi kehadiran merupakan aspek penting dalam mendukung kelancaran proses penggajian dan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Ketepatan pencatatan absensi diperlukan untuk memastikan data kehadiran yang akurat sebagai dasar perhitungan upah pekerja. PT Tatur Utama Sejati sebagai perusahaan penyedia dan pengelola Pekerja Harian Lepas (PHL) perlu menjaga kualitas administrasi absensi guna mendukung kelancaran proses penggajian. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi hambatan dalam pelaporan absensi PHL serta memberikan upaya perbaikan untuk meningkatkan efektivitas administrasi kehadiran dan penggajian.Metode yang digunakan adalah pendekatan Penelitian Tindakan (action research) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara informal, dan intervensi administratif. Intervensi dilakukan melalui rekapitulasi absensi harian, pemantauan pelaporan kehadiran secara berkala, serta tindak lanjut terhadap data absensi yang belum lengkap atau terverifikasi. Selain itu, disusun rekomendasi berupa Standar Operasional Prosedur (SOP) komunikasi absensi, mekanisme pengendalian administratif, dan penunjukan koordinator absensi pada setiap area kerja.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa upaya perbaikan mampu meningkatkan ketertiban administrasi absensi, memperkuat koordinasi antara perusahaan dan PHL, serta meminimalkan potensi ketidaksesuaian data kehadiran dalam proses penggajian. Verifikasi data menjadi lebih efektif, administrasi kehadiran lebih terstruktur, dan akuntabilitas pelaporan absensi meningkat sehingga mendukung efektivitas operasional perusahaan