Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI PENCEGAHAN SKABIES MELALUI EDUKASI HIGIENITAS DAN EVIDENCE-BASED HERBAL EDUCATION BERBASIS SAMBILOTO PADA SANTRI BARU PONDOK PESANTREN Riani Riani; Yenny Safitri; Hariet Rinancy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60949

Abstract

Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama pada lingkungan pondok pesantren yang memiliki kepadatan hunian tinggi dan interaksi antarsantri yang intensif. Santri baru merupakan kelompok yang rentan mengalami penularan selama masa adaptasi di lingkungan asrama. Pendekatan promotif melalui edukasi higienitas yang dipadukan dengan evidence-based herbal education menjadi salah satu strategi yang berpotensi meningkatkan literasi kesehatan dan mendukung pencegahan skabies di lingkungan pesantren. Tujuan dilakukan PKM ini untuk meningkatkan literasi pencegahan skabies melalui edukasi higienitas dan evidence-based herbal education berbasis sambiloto pada santri baru pondok pesantren. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi pre-test, penyuluhan interaktif, demonstrasi personal hygiene, edukasi pemanfaatan sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai herbal komplementer berbasis bukti, diskusi, serta post-test. Program melibatkan 254 santri baru jenjang MTs/SMP dan MA/SMA. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan skor rata-rata pre-test dan post-test. Hasil: Terjadi peningkatan skor rata-rata pada seluruh aspek yang dievaluasi. Pengetahuan tentang skabies meningkat dari 44,6 menjadi 82,7 (Δ=38,1), personal hygiene meningkat dari 58,7 menjadi 87,5 (Δ=28,8), sedangkan pengetahuan mengenai pemanfaatan sambiloto meningkat dari 62,4 menjadi 88,7 (Δ=26,3). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi yang mengintegrasikan higienitas dan herbal berbasis bukti mampu meningkatkan literasi kesehatan santri baru mengenai pencegahan skabies. Kesimpulan: Edukasi higienitas yang dipadukan dengan evidence-based herbal education berbasis sambiloto efektif meningkatkan literasi pencegahan skabies pada santri baru pondok pesantren. Pendekatan ini berpotensi dikembangkan sebagai model promotif dalam Community Emergency Nursing untuk memperkuat ketahanan komunitas terhadap penyakit menular di lingkungan pendidikan berasrama