Khozinul Alim
Universitas Al-Qur'an Ittifaqiah Indralaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Nash Ke Akhlak: Tafsir Tarbawi Wahbah Az-Zuhaili Atas Qs. Luqman (31): 12-19 Dan Relevansinya Bagi Pendidikan Karakter Kontemporer Khozinul Alim; Almujahid Almujahid; Faris Markida
CONTEMPLATE: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Vol 7 No 1 (2026): Contemplate: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman
Publisher : LP3M Universitas Al-Qur'an Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/contemplate.v7i1.2124

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep pembentukan karakter dalam tafsir tarbawi Wahbah az-Zuhaili terhadap QS. Luqman (31): 12-19 serta relevansinya dengan penguatan pendidikan karakter di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menganalisis secara mendalam penafsiran az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir fī al-‘Aqīdah wa al-Syarī‘ah wa al-Manhāj pada jilid yang memuat QS. Luqman ayat 12 hingga 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rentang ayat tersebut, az-Zuhaili merumuskan kurikulum karakter yang hierarkis dan terintegrasi, dimulai dari fondasi tauhid, pilar ibadah dan sosial, hingga etika personal. Nilai-nilai karakter yang diidentifikasi meliputi: syukur, tauhid, birrul walidain, kesadaran akan pengawasan Allah, disiplin ibadah, tanggung jawab sosial, kesabaran, anti-kesombongan, kesederhanaan, dan pengendalian diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir tarbawi az-Zuhaili atas QS. Luqman: 12-19 menawarkan model pendidikan karakter yang integratif dan relevan untuk menjawab dekadensi moral di era digital.
Integrasi Nilai-Nilai QS. An-Nahl: 43 dalam Pengembangan Metode Tanya Jawab Pada Anak Usia Dini: Kajian Atas Tafsir Kemenag Dan Al-Muntakhab Khozinul Alim
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 10 No. 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/mbxrt828

Abstract

Metode tanya jawab fundamental di PAUD karena mengembangkan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan rasa percaya diri. Namun pengembangannya sering hanya bertumpu pada teori psikologi tanpa landasan normatif Al-Qur’an. QS. An-Nahl: 43 secara eksplisit memerintahkan umat Islam untuk bertanya kepada ahli ilmu. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai tafsir QS. An-Nahl: 43 menurut Tafsir Kemenag RI dan Tafsir Al-Muntakhab ke dalam pengembangan metode tanya jawab berbasis Al-Qur’an di lembaga PIAUD. Menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan dengan metode tafsir tematik komparatif dan triangulasi dengan Tafsir Al-Tabari, Ibnu Katsir, dan Al-Qurthubi. Hasil penelitian menemukan empat nilai utama: keberanian bertanya, adab bertanya, bertanya kepada sumber yang tepat, dan tujuan bertanya untuk kebenaran. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan ke dalam empat prinsip pedagogis (kesesuaian perkembangan, kasih sayang dan rasa aman, keteladanan, bertahap) dan empat langkah operasional (penciptaan suasana kondusif, stimulasi rasa ingin tahu, praktik bertanya terstruktur, apresiasi dan penguatan) berdasarkan teori Piaget dan Vygotsky serta didukung temuan empiris Ollonen & Kangas dan Diprossimo & Cain. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis bagi tafsir tarbawi dan panduan praktis bagi guru PIAUD.