Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menyelenggarakan layanan bimbingan konseling Islami melalui kegiatan tadarus Al-Qur'an serta kontribusinya terhadap fokus belajar siswa kelas VI di SDN Sungai Malang 2. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa terpilih, serta studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan secara bertahap; keabsahan temuan diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga peran utama guru PAI, yaitu sebagai fasilitator yang menata pelaksanaan tadarus dan membimbing bacaan, sebagai motivator yang menumbuhkan partisipasi dan kedisiplinan, serta sebagai teladan yang memperlihatkan ketenangan dan akhlak Islami. Tadarus yang dilaksanakan secara rutin dipersepsi membantu siswa menyiapkan diri untuk belajar, mengurangi distraksi, dan meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa tadarus Al-Qur'an dapat digunakan sebagai layanan bimbingan konseling Islami yang bersifat preventif dan pengembangan, selama dirancang secara terarah, reflektif, dan terintegrasi dengan kebutuhan belajar siswa. Kata Kunci: Guru PAI, Bimbingan Konseling Islami, Tadarus Al-Qur'an, Fokus Belajar, Sekolah Dasar Abstract This study examines the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in delivering Islamic guidance and counselling through Qur'an recitation activities and its contribution to the learning focus of sixth-grade students at SDN Sungai Malang 2. The study employed a qualitative case-study design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with the PAI teacher, the school principal, and selected students, as well as document review. Data were analysed through reduction, display, and iterative conclusion drawing, while source and technique triangulation were used to strengthen trustworthiness. The findings identify three key teacher roles: facilitator, who organises the recitation and guides reading; motivator, who encourages participation and discipline; and role model, who demonstrates calmness and Islamic character. Regular Qur'an recitation was perceived to help students prepare for learning, reduce distraction, and participate more actively in classroom activities. The study indicates that structured Qur'an recitation can serve as a preventive and developmental Islamic guidance and counselling strategy when it is purposeful, reflective, and linked to students' learning needs. Keywords: PAI Teachers, Islamic Guidance and Counselling, Qur'an Recitation, Learning Focus, Elementary School