BKKBN of the Bangka Belitung Islands Province is responsible for ensuring the availability of contraceptive devices and medicines (alokon) to support family planning programs across regencies and municipalities. However, the existing request process is still conducted manually through official documents, spreadsheets, and conventional communication methods, resulting in delays in data processing, difficulties in tracking request status, and inefficient warehouse inventory management. This study aims to design and implement a web-based alokon request information system that integrates request submission, verification, inventory management, distribution, and reporting processes. The system was developed using the Waterfall method, which includes requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance stages. The developed application provides several key features, including user authentication, master data management, online request submission, request verification, warehouse stock monitoring, distribution management, Goods Release Certificate (SBBK) generation, and analytical reporting dashboards. The results indicate that the system improves administrative efficiency, accelerates request verification, facilitates real-time inventory monitoring, and enhances data accuracy and information availability. Furthermore, the proposed system contributes a practical implementation model for supporting a more effective, transparent, and integrated contraceptive distribution management process within BKKBN organizations.Keywords: Information System; Alokon; Waterfall; Web; BKKBN AbstrakBKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki tanggung jawab dalam menjamin ketersediaan alat dan obat kontrasepsi (alokon) bagi seluruh kabupaten/kota guna mendukung keberhasilan program keluarga berencana. Namun, proses permintaan alokon yang masih dilakukan secara manual melalui surat, spreadsheet, dan media komunikasi sederhana sering menimbulkan keterlambatan pengolahan data, kesulitan pemantauan status permintaan, serta kurang optimalnya pengelolaan stok gudang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi permintaan alokon berbasis web yang dapat mendukung proses permintaan, verifikasi, pengelolaan stok, distribusi, dan pelaporan secara terintegrasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan teknologi web dengan fitur utama meliputi autentikasi pengguna, pengelolaan data master, pengajuan permintaan alokon secara daring, verifikasi permintaan, monitoring stok gudang, distribusi barang, pencetakan Surat Bukti Barang Keluar (SBBK), serta dashboard dan laporan analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi, mempercepat verifikasi permintaan, mempermudah pemantauan stok secara real-time, serta meningkatkan akurasi dan ketersediaan informasi bagi pengguna. Selain memberikan manfaat praktis bagi BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, penelitian ini juga menghasilkan model implementasi sistem informasi yang dapat mendukung pengelolaan distribusi alokon secara lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.