Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan tinggi telah mendorong munculnya pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (GenAI) dalam proses pembelajaran, khususnya pada aktivitas penulisan akademik mahasiswa. Platform seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude mulai digunakan mahasiswa untuk membantu pengembangan ide, penyusunan kerangka tulisan, hingga perbaikan bahasa akademik. Namun, mahasiswa semester awal masih mengalami berbagai kendala dalam penulisan ilmiah, seperti kesulitan menyusun ide, membangun argumentasi akademik, menggunakan bahasa ilmiah, serta menghasilkan tulisan yang sistematis. Penggunaan AI juga memunculkan kekhawatiran terkait integritas akademik dan ketergantungan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi penulisan akademik mahasiswa melalui penggunaan GenAI, mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas tulisan ilmiah, serta mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goal 4 (SDG 4). Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain quasi experimental nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa semester awal yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest-posttest, angket persepsi, dan tes penulisan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GenAI mampu meningkatkan kualitas tulisan akademik mahasiswa secara signifikan. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata kemampuan menulis dari 65,40 pada pretest menjadi 82,80 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 17,40 poin dan hasil uji berpasangan yang signifikan (p < 0,001). Analisis efektivitas menggunakan skor N-Gain menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh nilai 0,50 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang memperoleh nilai 0,19 (kategori rendah). Selain meningkatkan kualitas argumentasi, koherensi paragraf, dan penggunaan bahasa akademik, pemanfaatan GenAI juga meningkatkan kepercayaan diri serta literasi digital mahasiswa dan mendukung efektivitas pembelajaran mandiri.