Pricilia Kharen Siregar
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Model Pembelajaran Picture and Picture dan Think Talk Write terhadap Kemampuan Menulis Kalimat Efektif Siswa Kelas III Sekolah Dasar Pricilia Kharen Siregar; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4474

Abstract

Kemampuan menulis kalimat efektif merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki siswa sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat efektif karena kurangnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan menarik. Tujuan Penelitian ini untuk membandingkan model pembelajaran picture and picture dan think talk write terhadap kemampuan menulis kalimat efektif siswa kelas III sekolah dasar. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group design. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan diberikan treatmeant. Namun, pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan memiliki treatmeant yang berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menulis kalimat efektif berupa posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran picture and picture dan think talk write terhadap kemampuan menulis kalimat efektif siswa kelas III sekolah dasar. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan bantuan SPSS diperoleh nilai signifikansi <0,05, sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Perbedaan dapat dilihat dari hasil perhitungan nilai mean pada kedua kelas. Kelas eksperimen memperoleh nilai mean sebesar 78,06 sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai mean sebesar 74,50 yang artinya nilai mean kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran picture and picture menunjukkan hasil yang lebih baik karena penggunaan media gambar membantu siswa memahami alur peristiwa, mengembangkan ide, serta menyusun kalimat secara jelas dan terstruktur.