Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Manajemen Risiko Siber Digital Banking: Studi Kasus Kualitatif Berbasis Perspektif Sosio-Teknis Kelvinda Almathea; Adevia Indah Kusuma
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1671

Abstract

Transformasi digital di sektor perbankan Indonesia membawa peluang sekaligus ancaman keamanan siber yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana risiko keamanan siber memengaruhi adopsi digital banking serta mengevaluasi efektivitas strategi mitigasi yang diterapkan oleh lembaga perbankan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini berfokus pada insiden ransomware yang menimpa Bank Syariah Indonesia pada Mei 2023 yang mengakibatkan kebocoran 1,5 terabyte data lebih dari 15 juta nasabah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi berbasis kerangka perspektif sosio-teknis. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: dominasi ancaman ransomware dan phishing, respons institusional melalui framework ISO 27001:2022, COBIT 2019, dan NIST CSF 2.0, penurunan kepercayaan konsumen sebagai hambatan adopsi, lemahnya peran regulasi OJK dalam pengawasan proaktif, serta pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan faktor manusia, teknologi, dan institusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi mitigasi risiko siber yang efektif harus bersifat sosio-teknis, bukan sekadar teknis semata. Rekomendasi yang diberikan mencakup implementasi autentikasi multi-faktor, pelatihan kesadaran keamanan siber, dan pengembangan kerangka regulasi yang lebih adaptif.