Rakhmad Adit Ramadhani
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hubungan Dinamis Kurs, IHSG, Dan Sukuk Di Indonesia Menggunakan Model VAR Periode 2021–2024 Soraya Exsaniah Bilkhist; Hamidatul Aulia; Veninda Ariesta Mawarni; Rakhmad Adit Ramadhani; Achmad Miftachul Huda
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1710

Abstract

Sebagai negara berkembang, kinerja perekonomian Indonesia tidak terlepas dari hubungan timbal balik antara indikator makroekonomi dan sektor keuangan. Penelitian ini berfokus pada pengujian keterkaitan dinamis antara nilai kurs mata uang rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), serta nilai outstanding sukuk di Indonesia pada periode pascapandemi 2021–2024. Kajian dilakukan pada level makro nasional dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu bulanan. Pendekatan yang digunakan adalah Vector Autoregression (VAR) dengan tahapan pengujian meliputi uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), penentuan lag optimal, uji stabilitas, uji kausalitas Granger, Impulse Response Function (IRF), dan Variance Decomposition (VD). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel telah memenuhi kondisi stasioner pada first difference dengan lag optimal sebanyak tiga periode. Uji kausalitas Granger memperlihatkan adanya pengaruh satu arah yang signifikan dari IHSG terhadap nilai tukar. Lebih lanjut, estimasi VAR mengindikasikan bahwa hubungan antarvariabel cenderung lemah. Pergerakan sukuk lebih banyak dipengaruhi oleh nilai historisnya sendiri serta IHSG, sedangkan IHSG dan kurs tidak menunjukkan pengaruh yang berarti dari variabel lain dalam sistem. Hasil IRF menunjukkan bahwa respons terhadap guncangan hanya terjadi dalam jangka pendek dan kembali menuju keseimbangan dalam jangka panjang. Sementara itu, analisis Variance Decomposition mengungkapkan bahwa variasi kesalahan peramalan tiap variabel masih didominasi oleh faktor internalnya, sehingga keterkaitan antarvariabel dapat dikategorikan sedang.