Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tren Laba Bersih dan Rasio Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Periode 2021-2025 Andini Syahputri; Annas Tasya Wahda; Khairun Niswa; Lita Hepika Ginting; Heriyati Chrisna
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren laba bersih dan menilai kinerja keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selama periode 2021 – 2025. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode analisis tren serta analisis rasio keuangan yang meliputi rasio profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan selama periode penelitian. Rasio Profitabilitas yang dianalisis terdiri dari Net Prifit Margin (NPM), Return On Assets (ROA), dan Return On Equity (ROE), sedangkan Rasio Likuiditas meliputi Current Rasio (CR), dan Quick Rasio (QR), serta Rasio Solvabilitas meliputi Debt To Assets Rasio (DAR), dan Debt To Equity Rasio (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba bersih PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2023, kemudian mengalami penurunan pada tahun 2024 dan 2025. Rasio Profitabilitas menunjukkan pola yang sama, yaitu meningkat hingga tahun 2023 dan menurun pada periode berikutnya, namun masih menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Dari sisi Likuiditas Current Rasio dan Quick Rasio berada dibawah standar yang menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Sementara itu, Rasio Solvabilitas menunjukkan kondisi yang relatif stabil dengan tingkat penggunaan utang yang masih dapat dikelola dengan baik. Secara keseluruhan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik selama periode penelitian, meskipun perusahaan perlu meningkatkan efesiensi operasional, menjaga pertumbuhan laba, dan memperbaiki tingkat likuiditas guna mendukung keberlanjutan kinerja keuangan di masa mendatang.