Bisyarotul Masfufah
Universitas Al-Qolam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deep Work ala Santri: Menemukan Fokus di Dunia yang Bising Melalui Epistemologi Tirakat Bisyarotul Masfufah; Muhammad Husni
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.730

Abstract

Fenomena distraction economy menjadikan perhatian manusia sebagai komoditas utama dalam ekosistem digital, sehingga berdampak pada menurunnya kemampuan fokus dan kedalaman berpikir. Literatur produktivitas modern merespons kondisi ini melalui konsep deep work, yaitu kemampuan bekerja dengan konsentrasi penuh tanpa distraksi. Namun, sebagian besar kajian deep work masih berangkat dari paradigma sekuler yang menekankan efisiensi dan produktivitas, tanpa mengaitkannya secara memadai dengan dimensi etis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep deep work melalui epistemologi tirakat dalam tradisi pesantren sebagai alternatif pendekatan pembentukan fokus yang lebih holistik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan menelaah buku ilmiah, artikel jurnal, serta kitab-kitab klasik Islam, khususnya Ta‘līm al-Muta‘allim karya az-Zarnuji dan Bidāyatul Hidāyah karya Imam al-Ghazali. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi irisan konseptual antara deep work dan praktik tirakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa tirakat dalam tradisi pesantren memiliki kesepadanan konseptual yang kuat dengan prinsip deep work, terutama dalam aspek pengendalian distraksi, fokus tunggal, dan ketenangan batin. Tirakat dipahami sebagai metode epistemologis yang menata panca indera, hawa nafsu, dan kondisi batin agar layak menerima cahaya ilmu (nūr al-‘ilm). Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian ini menawarkan model konseptual “Deep Work Ala Santri” yang dibangun atas dua pilar utama, yaitu riyāḍah fokus dan mujāhadah melawan distraksi. Model ini menempatkan fokus sebagai kualitas integratif yang mencakup dimensi kognitif, etis, dan spiritual. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan wacana deep work dengan menghadirkan perspektif pendidikan Islam yang kontekstual. Model “Deep Work Ala Santri” diharapkan menjadi landasan konseptual bagi pengembangan pendidikan pesantren dan pendidikan Islam kontemporer dalam menghadapi tantangan distraksi digital.