Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Usulan Jabatan Fungsional ASN untuk Mendukung Layanan Kepegawaian di BKPSDM Kudus: Implementation of ASN Functional Position Proposal Information System to Support BKPSDM Kudus Personnel Services Sholichatunnita Nita; Soni Adiyono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.31008

Abstract

Proses pengusulan jabatan fungsional Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus sebelumnya masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan proses administrasi kurang efisien, penyimpanan dokumen belum terintegrasi, serta pemantauan status usulan oleh pemohon menjadi terbatas. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah BKPSDM Kabupaten Kudus sebagai instansi yang mengelola pelayanan administrasi kepegawaian ASN. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Usulan Jabatan Fungsional ASN berbasis web untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pelayanan kepegawaian. Metode yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian menggunakan Black-Box Testing, serta pelatihan dan pendampingan kepada pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan framework PHP Laravel dengan basis data MySQL. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung proses pengajuan usulan, verifikasi berkas, penyimpanan dokumen digital, pelacakan status usulan secara real-time, serta penyusunan laporan secara terintegrasi. Berdasarkan hasil observasi selama implementasi, waktu pemrosesan usulan berkurang dari sekitar 5–9 hari menjadi 2,5–4 hari. Hasil pengujian Black-Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi berbasis web mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi, akurasi pengelolaan data, dan transparansi pelayanan kepegawaian serta berpotensi menjadi model pengembangan layanan digital pada instansi pemerintah lainnya.