Irma Junita
Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBAYA KUTUBARU SEBAGAI INSPIRASI BUSANA PENGANTIN Irma Junita; Desi Trisnawati; Mega Kencana; Dini Yanuarmi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 2 (2026): July - December 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.593

Abstract

kebaya kutubaru sebagai inspirasi busana pengantin” bertujuan mewujudkan busana pengantin yang terinspirasi dari kebaya kutubaru. Kebaya kutubaru merupakan kebaya klasik Jawa yang memiliki ciri khas berupa bef, yaitu lapisan kain tambahan di bagian tengah dada yang menghubungkan sisi kanan dan kiri kebaya. Inspirasi tersebut diterapkan melalui pengembangan bentuk bef sebagai fokus utama desain yang berfungsi sebagai elemen struktural dan estetis. Busana pengantin dirancang menggunakan siluet mermaid gown, a-line, dan ball gown dengan tampilan mewah dan elegan. Metode penciptaan meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan yang diawali dengan observasi serta studi pustaka. Tren yang diangkat berfokus pada pengembangan siluet, teknik hias, dan penambahan aksen sesuai perkembangan mode masa kini. Warna yang digunakan meliputi cream, beige, mauve, brown , dark brown , taupe, dan gold. Bahan yang 2 digunakan yaitu satin yamaha silk , jacquard, tulle polos, tulle payet, batik tanah liek, songket Silungkang, dan songket Pandai Sikek. Karya diwujudkan dengan teknik jahit butik, sulam payet, dan lekapan kain. Penciptaan ini menghasilkan tiga tingkatan busana, yaitu ready to wear, ready to wear deluxe, dan haute couture. Penerapan sulam payet dan lekapan kain disesuaikan dengan karakteristik masingmasing busana, sehingga menghasilkan tampilan yang sederhana, elegan, hingga mewah dan eksklusif.