This Author published in this journals
All Journal Frontier Agribisnis
Sadik Ikhsan
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh ROA, ROE, EPS, dan NPM terhadap Harga Saham Perusahaan Pertanian yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Ciko Bonny Johanda; Sadik Ikhsan; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v10i2.18316

Abstract

Harga saham perusahaan pertanian tidak selalu bergerak mengikuti pola rasio profitabilitas seperti pada sektor lain. Volatilitas harga komoditas, ketergantungan pada aset produksi, dan margin operasional yang naik turun membuat indikator seperti ROA atau ROE bisa memberi sinyal yang berbeda dari yang biasa dijumpai di industri manufaktur atau jasa. Penelitian ini menguji pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Earnings per Share (EPS), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap harga saham perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode Januari 2021 hingga Agustus 2025. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda terhadap data sekunder dari laporan keuangan dan harga saham perusahaan. Hasilnya, keempat rasio secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan koefisien determinasi 0,687. Secara parsial, ROA dan EPS berpengaruh positif dan signifikan, ROE tidak signifikan, sedangkan NPM justru berpengaruh negatif dan signifikan. Pola ini menunjukkan investor di sektor pertanian lebih memperhatikan seberapa efisien perusahaan memakai asetnya dan seberapa besar laba per saham yang dihasilkan, ketimbang tingkat pengembalian ekuitas atau besarnya margin laba. Temuan ini mengarah pada satu kesimpulan praktis yaitu perusahaan pertanian yang ingin mendorong nilai sahamnya akan lebih diuntungkan dengan menjaga produktivitas aset dan stabilitas laba jangka panjang, bukan sekadar mengejar margin laba yang bersifat sementara.