Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Media Fabel Audiovisual Terintegrasi Sains Terhadap Kemampuan Analisis Informasi dan Pemaknaan Nilai Cerita pada Siswa Sekolah Dasar Andreas Leta Kando
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6034

Abstract

Kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan belum memanfaatkan media yang mampu mengintegrasikan kemampuan literasi dengan konteks pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media fabel audiovisual terintegrasi sains terhadap kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui One Group Pretest Posttest Design yang melibatkan 30 siswa kelas VI sebagai sampel menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Data diperoleh melalui tes kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita yang telah divalidasi serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro Wilk, Paired Sample t-Test, dan analisis Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan analisis informasi meningkat dari 65,57 menjadi 86,37, sedangkan kemampuan pemaknaan nilai cerita meningkat dari 67,00 menjadi 87,80. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,05), sementara nilai N-Gain berada pada kategori sedang hingga tinggi yang mengindikasikan efektivitas penggunaan media. Dengan demikian, media fabel audiovisual terintegrasi sains terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita siswa sekolah dasar serta berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif yang mendukung pengembangan literasi, berpikir kritis, dan pembelajaran kontekstual