Balya Ibnu Malkan
Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDEKATAN HOLISTIK PERKEMBANGAN MANUSIA INTEGRASI TEORI PIAGET VYGOTSKY ERIKSON DAN PERKEMBANGAN MORAL DALAM PENDIDIKAN Khusnul Fatimah; Balya Ibnu Malkan; Muh Fahri Miftahudin
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v3i1.1082

Abstract

Penelitian ini mengkaji cara menyeluruh dalam perkembangan manusia dengan menggabungkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, teori sosiokultural Lev Vygotsky, teori psikososial Erik Erikson, dan teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg dalam dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara elemen kognitif, sosial, emosional, dan moral dalam perkembangan siswa dan bagaimana penerapannya dalam pendidikan yang holistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang berfokus pada analisis sumber literatur, termasuk berbagai buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Teknik pengolahan datanya dilakukan dengan cara analisis konten untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mengintegrasikan ide-ide utama dari setiap teori yang ada. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keempat teori tersebut berkontribusi satu sama lain dalam menjelaskan perkembangan manusia secara keseluruhan. Piaget menekankan pada proses berpikir yang berlangsung melalui asimilasi dan akomodasi, sedangkan Vygotsky menyoroti peranan penting interaksi sosial dan budaya dalam perkembangan kognitif. Erikson menjelaskan berbagai tahapan dalam perkembangan psikososial yang membentuk identitas individu, dan Kohlberg membahas perkembangan moral yang berdasarkan pada tahap pemikiran moral. Penggabungan dari teori-teori ini menciptakan pendekatan pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter serta pengembangan kemampuan sosial, emosional, dan moral siswa.   Pendekatan menyeluruh dalam pendidikan bisa diimplementasikan melalui metode pembelajaran aktif, kerjasama dalam kelompok, pembelajaran yang terintegrasi, serta penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Lagi pula, dalam era digital dan media sosial, pendidikan holistik sangat penting untuk mendukung siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, empati, tanggung jawab sosial, serta kesadaran moral. Oleh karena itu, penggabungan teori dari Piaget, Vygotsky, Erikson, dan Kohlberg bisa menjadi dasar yang kuat untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik, manusiawi, serta mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga matang dalam aspek sosial dan moral.