Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Survei Tingkat Kemampuan Pukulan Forehand dan Backhand Dalam Permainan Tenis Meja Pada Atlet National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025 Hana Resti; Teguh Santoso; Bagus Kuncoro
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.10217

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan forehand dalam permainan tenis meja pada atlet tenis meja National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025 dan untuk mengetahui tingkat kemampuan backhand dalam permainan tenis meja pada atlet tenis meja National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025. Sampel penelitian adalah atlet National Paralympic Committee tenis meja dengan jumlah 36 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 36 atlet. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan pukulan forehand dan backhand serta observasi proses kegiatan latihan teknik pukulan forehand dan backhand tenis meja. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi observasi dan tes pengukuran kemampuan forehand dan backhand dalam tenis meja. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh tingkat kemampuan pukulan forehand pada kategori wheelchair berada pada kategori “baik sekali” sebesar 31% (5 atlet), “Baik” sebesar 19% (3 atlet), “sedang” sebesar 44% (7 atlet), “Rendah” sebesar 6% (1 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 26,81, kemampuan pukulan forehand pada kategori wheelchair masuk dalam kategori “sedang”. Dan Tingkat kemampuan pukulan forehand pada kategori standing berada kategori baik sekali” sebesar 20% (4 atlet), “Baik” sebesar 25% (5 atlet), “sedang” sebesar 55% (11 atlet), “Rendah” sebesar 0% (0 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 26,55, kemampuan pukulan forehand pada kategori standing masuk dalam kategori “sedang”. (2) Tingkat kemampuan pukulan backhand kategori wheelchair berada pada kategori “baik sekali” sebesar 13% (2 atlet), “Baik” sebesar 44% (7 atlet), “sedang” sebesar 31% (5 atlet), “Rendah” sebesar 13% (2 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 26,87, kemampuan pukulan backhand kategori wheelchair masuk dalam kategori “baik”. Dan Tingkat kemampuan pukulan backhand kategori standing berada pada kategori baik sekali” sebesar 25% (5 atlet), “Baik” sebesar 25% (5 atlet), “sedang” sebesar 50% (10 atlet), “Rendah” sebesar 0% (0 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 26,8, kemampuan pukulan backhand kategori standing masuk dalam kategori “sedang”.
Survei Tingkat Kepercayaan Diri dan Konsentrasi Pada Atlet National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025 Sella Dwi; Teguh Santoso; Bagus Kuncoro
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.10227

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Tingkat Kepercayaan Diri Pada Atlet National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025. Analisis Tingkat Konsentrasi Pada Atlet National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025.Sampel penelitian adalah atlet National Paralympic Committee tenis meja dengan jumlah 36 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 36 atlet. Teknik pengumpulan data dengan tes Kepercayaan Diri dan konsentrasi serta observasi proses kegiatan latihan teknik tenis meja. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi observasi dan tes Kepercayaan Diri dan konsentrasi atlet dalam tenis meja. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Tingkat kepercayaan diri berada pada kategori “baik sekali” sebesar 0% (0 atlet), “Baik” sebesar 64% (23 atlet), “sedang” sebesar 36% (13 atlet), “Rendah” sebesar 0% (0 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 161,69, Tingkat kepercayaan diri masuk dalam kategori “sedang”. (2) Tingkat konsentrasi berada pada kategori “baik sekali” sebesar 26% (10 atlet), “Baik” sebesar 72% (26 atlet, “sedang” sebesar 0% (0 atlet), “Rendah” sebesar 0% (0 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 19,63, Tingkat konsentrasi masuk dalam kategori “baik”.
Analisis Tingkat Kemampuan Servis Forehand Dalam Permainan Tenis Meja Pada Atlet National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025 Imas Yuniar; Teguh Santoso; Bagus Kuncoro
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.10277

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemampuan pukulan servis forehand dalam permainan tenis meja Pada Atlet National Paralympic Committee Indonesia Tahun 2025. Sampel penelitian adalah atlet NPC tenis meja dengan jumlah 36 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 36 atlet. Teknik pengumpulan data dengan tes kemampuan servis forehand serta observasi proses kegiatan latihan teknik servis forehand tenis meja. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi observasi dan tes pengukuran kemampuan servis forehand dalam permainan tenis meja. Hasil analisis data Tingkat kemampuan servis forehand atlet NPC tenis meja. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa Tingkat kemampuan servis forehand pada kategori wheelchair berada pada kategori “baik sekali” sebesar 6% (1 atlet), “Baik” sebesar 44% (7 atlet), “sedang” sebesar 31% (5 atlet), “Rendah” sebesar 19% (3 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 19,375, Kemampuan servis forehand (Wheelchair) masuk dalam kategori “baik”. (2) Tingkat kemampuan servis forehand pada kategori standing berada kategori “baik sekali” sebesar 6% (1 atlet), “Baik” sebesar 38% (6 atlet), “sedang” sebesar 44% (7 atlet), “Rendah” sebesar 13% (2 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 atlet). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 19,25, Kemampuan servis forehand (standing) masuk dalam kategori “sedang”.