Alfonsus Ferdyn Telaumbanua
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Micro Teaching Terhadap Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Jasmani Tekkun Bancin; Alfonsus Ferdyn Telaumbanua; Novi Antika Nasution; Rizky Arfandi Tarigan; Wahyu Sitorus; Brema Valentino Sebayang; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan microteaching terhadap kompetensi pedagogik calon guru pendidikan jasmani melalui pendekatan systematic review. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai penelitian empiris yang menggunakan desain eksperimen, quasi-eksperimen, maupun studi evaluatif yang memuat data kuantitatif terkait perubahan kompetensi pedagogik. Proses seleksi artikel dilakukan secara sistematis berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, meliputi relevansi topik, kejelasan desain penelitian, serta ketersediaan data hasil yang terukur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola pengaruh serta kecenderungan temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan microteaching memberikan pengaruh positif terhadap kompetensi pedagogik calon guru pendidikan jasmani. Peningkatan paling signifikan terjadi pada keterampilan dasar mengajar yang bersifat prosedural, seperti kemampuan membuka dan menutup pembelajaran, menjelaskan materi, serta mengelola kelas. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan skor yang signifikan dalam berbagai studi, termasuk hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan. Namun demikian, beberapa dimensi kompetensi pedagogik yang lebih kompleks, seperti pemahaman karakteristik peserta didik, pengembangan kurikulum, dan evaluasi pembelajaran, masih menunjukkan perkembangan yang relatif terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa microteaching efektif sebagai fondasi pembentukan kompetensi pedagogik, tetapi memerlukan penguatan melalui pendekatan reflektif, kolaboratif, dan integrasi dengan praktik lapangan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan desain microteaching yang lebih komprehensif agar tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mampu membentuk kompetensi pedagogik yang lebih mendalam dan kontekstual.