Latar belakang: Perilaku merokok pada anak usia sekolah dasar telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius seiring dengan terus meningkatnya jumlah perokok pemula di kalangan anak-anak di Indonesia. Tujuan: untuk menganalisis efektivitas media edukasi permainan ular tangga dan video animasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa mengenai bahaya merokok pada siswa SD. Metode: desain Quasi-Experiment dengan pendekatan Pretest-Posttest design two group. Sampel sebanyak 62 responden terdiri dari kelompok permainan ular tangga di SD Muhammadiyah 1 sebanyak 35 responden dan kelompok video animasi di SD Muhammadiyah 2 sebanyak 27 responden. Teknik pengumpulan data memberikan edukasi bahaya rokok. Kemudian dilakukan observasi. Analisis data menggunakan uji anova. Hasil: menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rerata yang signifikan antara kelompok yang dibandingkan pada seluruh variabel penelitian. Pada kelompok permainan ular tangga variabel pengetahuan diperoleh nilai F sebesar 0,04 dengan p = 0,845. Selanjutnya, pada pengetahuan media video animasi diperoleh nilai F sebesar 0,71 dengan p = 0,402. Sedangkan untuk kelompok permainan ular tangga variabel sikap diperoleh nilai F = 1,46 dengan p = 0,231 dan pada kelompok media video animasi, sikap diperoleh nilai F sebesar 2,97 dengan p = 0,090, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rerata yang signifikan antara kelompok pada variabel pengetahuan maupun sikap. Kesimpulan: media video dan permainan ular tangga efektif meningkatkan pengetahuan serta sikap bahaya rokok, dengan efektivitas yang relatif sama.