I Putu Bagus Bang Sada Graha Saputra
Institut Seni Indonesia Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pilahing Watu Ni Komang Vivi Larasati; Gusti Ayu Ketut Suandewi; I Putu Bagus Bang Sada Graha Saputra
Jurnal IGEL : Journal Of Dance Vol 5 No 2 (2025): Jurnal IGEL: Journal Of Dance VOL.5 NO.2, Oktober 2025
Publisher : Pusat Penerbitan LPPM Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/jijod.v5i2.5034

Abstract

Pilahing Watu The Pilahing Watu Dance Work takes its creative source from a story in Beraban Village. About a village woman who was born or emerged from a split stone in Banjar Batu Gang or Batugaing. The story is raised with the theme of women, implementing female characters who have gentle, graceful, tough and majestic traits. The arranger collaborates with partners, namely the Pancer Langiit Art Studio in the process of realizing the Pilahing Watu Dance Work, starting from selecting movements to selecting music. The process of forming the Pilahing Watu Dance work uses an approach from I Kt. Suteja, namely Angripta sesolahan or creating dances. The Angripta sesolahan method consists of the stages of Ngarencana, Nuasen, Makalin, Nelesin, Ngebah and Presentation. The Pilahing Watu Dance Work uses six female dancers, using music from Swarapala which is also under the auspices of the Pancer Langiit Art Studio using the Gong Gede Saih Pitu Gamelan. It is hoped that this work can be enjoyed by many people, especially in Beraban Village, where the story originates. Keywords : Pilahing Watu, Split Stone, Beraban Village.
Penciptaan Tari Maskot Manyigirang Di Desa Jinengdalem, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng Luh Silvi Apriliani; I Gede Oka Surya Negara; I Putu Bagus Bang Sada Graha Saputra
Jurnal IGEL : Journal Of Dance Vol 6 No 1 (2026): Jurnal IGEL: Journal Of Dance
Publisher : Pusat Penerbitan LPPM Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/jijod.v6i1.6511

Abstract

Penciptaan Tari Maskot Manyigirang di Desa Jinengdalem sebagai luaran hasil kuliah kerja nyata tematik (KKNT). Karya ini dilatarbelakangi oleh kehidupan masyarakat agraris Desa Jinengdalem yang masih kuat mempertahankan tradisi manyi (panen padi) sebagai simbol kerja, kebersamaan, dan rasa syukur. Tujuan penciptaan tari ini adalah menghadirkan sebuah tari maskot yang mampu merepresentasikan identitas budaya desa serta menumbuhkan rasa kebanggaan masyarakat terhadap kearifan lokal yang dimiliki. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode angripte sesolahan, diantaranya tahap ngarancana, nuasen, makalin, nelesin, dan ngebah. Hasil penciptaan berupa Tari Maskot Manyigirang, yaitu karya tari kreasi berbasis tradisi Bali yang menampilkan karakter ceria, energik, dan komunikatif melalui gerak-gerak yang terinspirasi dari aktivitas pertanian namun diolah menjadi bentuk tarian yang indah dan artistik. Karya ini diharapkan dapat berfungsi sebagai simbol identitas Desa Jinengdalem serta menjadi media pendukung kegiatan budaya dan promosi desa.