Grace Keren Hapukh Mendrofa
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING, QUESTIONING AND ANSWERING (RQA) TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS V SEKOLAH DASAR Grace Keren Hapukh Mendrofa
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.7708

Abstract

Perkembangan teknologi dan Kurikulum Merdeka menuntut siswa lebih kreatif, mandiri, dan memilikiliterasi sains yang baik. Namun, hasil PISA menunjukkan literasi sains siswa Indonesia masih rendah. Kondisi ini juga terlihat di SDN 104208 Cinta Rakyat, di mana meski fasilitas memadai, hasil belajar mata pelajaran IPAS belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Reading, Questioning, and Answering (RQA) terhadap hasil belajar literasi sains siswa kelas V. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengandua kelas, yaitu kelas eksperimen menggunakan model RQA dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Materi yang diajarkan adalah Ekosistem. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 74,25 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 71,37. Uji t- independen menunjukkan perbedaan signifikan (t_hitung > t_tabel; p < 0,05), sehingga model RQA berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Model RQA efektif meningkatkan keaktifan, kemampuan membaca, bertanya, menjawab, dan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran RQA dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar, sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada pembelajaran aktif, berpikir kritis, dan penguatan kompetensi abad ke-21.