Suryani Hatta
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Faktor Risiko Stroke dan Faktor Risiko Stroke dengan Kejadian Stroke pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan Suryani Hatta; Mokhtar Jamil
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1394

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Kejadian stroke dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik yang dapat dimodifikasi maupun yang tidak dapat dimodifikasi. Pengetahuan mengenai faktor risiko stroke berperan penting dalam upaya pencegahan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang faktor risiko stroke dan faktor risiko stroke dengan kejadian stroke pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Stroke Recognition Questionnaire (SRQ) dan lembar observasi rekam medis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang faktor risiko stroke dengan kejadian stroke (p=0,002) dan hipertensi dengan kejadian stroke (p=0,004). Sementara itu, diabetes melitus (p=0,135) dan kebiasaan merokok (p=0,663) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian stroke. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan tentang faktor risiko stroke dan hipertensi berhubungan dengan kejadian stroke pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan. Peningkatan edukasi kesehatan dan pengendalian hipertensi perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan stroke.