Puji Tri Hastuti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS FISIK DAN KEPATUHAN DIET SEBAGAI FAKTOR PERILAKU YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGENDALIAN GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Mega Putri Putri; Puji Tri Hastuti; Kuswanto
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1411

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengendalian glikemik secara optimal untuk mencegah berbagai komplikasi. Keberhasilan pengendalian glikemik dipengaruhi oleh berbagai faktor perilaku, terutama aktivitas fisik dan kepatuhan terhadap pengaturan diet. Namun, kepatuhan pasien dalam menerapkan kedua aspek tersebut masih menjadi tantangan dalam pengelolaan diabetes.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan kepatuhan diet sebagai faktor perilaku dengan pengendalian glikemik pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Sebanyak 57 pasien DM Tipe II di Poli Penyakit Dalam RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Aktivitas fisik dinilai menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), kepatuhan diet diukur menggunakan kuesioner diet 3J, sedangkan pengendalian glikemik ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan glukosa darah puasa. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan signifikansi α = <0,05 Hasil: Mayoritas responden memiliki pengendalian glikemik kategori buruk (63,2%), aktivitas fisik sedang (57,9%), dan kepatuhan diet cukup patuh (47,4%). Analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan pengendalian glikemik (p=0,001; r=-0,428) serta antara kepatuhan diet dengan pengendalian glikemik (p<0,001; r=-0,648). Dibandingkan aktivitas fisik, kepatuhan diet memiliki kekuatan hubungan yang lebih tinggi terhadap pengendalian glikemik.Kesimpulan: Aktivitas fisik dan kepatuhan diet merupakan faktor perilaku yang berhubungan dengan pengendalian glikemik pada pasien DM Tipe II. Upaya peningkatan edukasi dan pendampingan terkait perubahan perilaku perlu diperkuat untuk mendukung keberhasilan pengendalian glikemik secara berkelanjutan.