Purwanti Nurfita Sari
Poltekkes Kemenkes surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Mahasiswa Tentang Triage Pada Praktik Klinik Gawat Darurat Purwanti Nurfita Sari
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1412

Abstract

Latar Belakang: Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian dari rumah sakit yang bertanggung jawab memberikan pelayanan awal bagi pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Penanganan dilakukan secara cepat, akurat, dan sesuai prioritas berdasarkan tingkat keparahan guna meminimalkan risiko komplikasi, kecacatan, serta kematian.Dalam pelayanan IGD, triase menjadi proses penting dalam mengelompokkan pasien berdasarkan tingkat kegawatan untuk menentukan prioritas penanganan. Mahasiswa profesi Ners sebagai calon perawat profesional yang menjalani praktik klinik di IGD perlu memiliki pengetahuan yang baik tentang triase sebagai dasar dalam pengambilan keputusan klinis dan pemberian asuhan keperawatan kegawatdaruratan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa profesi Ners tentang triase pada praktik klinik gawat darurat.Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai fenomena yang diteliti. Seluruh mahasiswa Profesi Ners Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Surabaya yang berjumlah 128 orang ditetapkan sebagai populasi penelitian. Besaran sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dan menghasilkan 107 responden. Pemilihan responden dilakukan melalui teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling sesuai kriteria penelitian yang telah ditentukan. Proses pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan lembar informed consent dan kuesioner berbasis Google Form. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics, kemudian hasil analisis disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 23 tahun sebanyak 59 responden (55,1%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 97 responden (90,7%), dan seluruh responden merupakan mahasiswa Profesi Ners sebanyak 107 responden (100%). Tingkat pengetahuan mahasiswa tentang triase menunjukkan sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 85 responden (79,4%), kategori cukup sebanyak 22 responden (20,6%), dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang. Kesimpulan: Sebagian besar mahasiswa profesi Ners memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang triase pada praktik klinik gawat darurat. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman yang memadai terkait proses triase di IGD, meskipun masih terdapat sebagian kecil yang berada pada kategori cukup sehingga diperlukan penguatan pembelajaran klinik melalui simulasi dan praktik berkelanjutan.