Santi Djakaria Djakaria
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM UNTUK PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN GASTRITIS DI RUANG RAWAT INAP RSUD JAILOLO Santi Djakaria Djakaria; Tien Aminah
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1471

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang dapat terjadi secara akut maupun kronis akibat ketidakseimbangan antara faktor agresif dan faktor protektif mukosa lambung. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai manifestasi klinis seperti nyeri epigastrium, mual, muntah, anoreksia, rasa penuh setelah makan, dan gangguan pencernaan lainnya. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien gastritis adalah nyeri akut. Upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan nyeri adalah teknik relaksasi napas dalam, karena teknik ini sederhana, aman, mudah dilakukan, dan dapat diajarkan kepada pasien sebagai bagian dari manajemen nyeri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi napas dalam untuk penurunan skala nyeri pada pasien gastritis di ruang rawat inap RSUD Jailolo. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien gastritis dengan masalah keperawatan nyeri akut. Asuhan keperawatan dilakukan melalui tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan berupa teknik relaksasi napas dalam selama tiga hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri pada kedua pasien setelah diberikan teknik relaksasi napas dalam. Pada Ny. S, skala nyeri menurun dari 5 pada hari pertama menjadi 4 setelah tindakan, kemudian 2 pada hari kedua, dan 0 pada hari ketiga. Pada Ny. R, skala nyeri menurun dari 6 pada hari pertama menjadi 5 setelah tindakan, kemudian 3 pada hari kedua, dan 0 pada hari ketiga. Selain itu, kedua pasien juga menunjukkan penurunan ekspresi meringis, berkurangnya sikap protektif, menurunnya gelisah, dan peningkatan kenyamanan selama perawatan. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam efektif dalam membantu menurunkan skala nyeri pada pasien gastritis, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung proses pemulihan pasien selama menjalani perawatan di ruang rawat inap RSUD Jailolo.