Pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran digital telah menjadi hal yang krusial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berupaya meningkatkan daya saing mereka. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah penggunaan tagar (*hashtag*) untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan kesadaran produk di berbagai saluran media sosial. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dirancang untuk mengedukasi pelaku UMKM di RW 08 Pantai Payung, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, mengenai penerapan dan pemanfaatan tagar. Inisiatif ini berfokus pada dua UMKM yang bergerak di bidang kuliner; satu usaha menyediakan menu sarapan seperti lontong sayur, nasi lemak, nasi goreng, gorengan, dan beragam hidangan tradisional, sementara usaha lainnya bergerak di bidang penjualan minuman dan camilan, dengan pilihan produk berupa minuman kemasan saset, minuman dingin, serta makanan ringan. Metodologi program ini mencakup observasi lapangan, identifikasi kendala, penyuluhan edukatif, diskusi, serta pemberian panduan mengenai penggunaan tagar secara efektif di platform media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para pelaku UMKM mulai memahami pentingnya penggunaan tagar yang tepat, cara memilih tagar yang relevan dengan produk yang dipasarkan, serta manfaatnya dalam meningkatkan jangkauan konten, interaksi, dan pengenalan merek. Diharapkan melalui program ini, UMKM dapat memanfaatkan media sosial secara lebih efektif sebagai sarana promosi yang ampuh, efisien, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha mereka dalam lanskap pemasaran digital.