Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak hanya diarahkan pada penyelesaian program pembangunan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat interaksi dan kebersamaan masyarakat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Ngemplak Fest sebagai program pengabdian KKN serta mengidentifikasi manfaat kegiatan terhadap partisipasi, interaksi sosial, dan kebersamaan masyarakat Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan observasi, identifikasi aset dan kebutuhan masyarakat, perencanaan bersama, pelaksanaan kegiatan, dokumentasi, serta evaluasi. Ngemplak Fest dilaksanakan selama dua hari melalui rangkaian lomba, kegiatan olahraga bersama, hiburan, pembagian hadiah, dan interaksi antara masyarakat, mahasiswa KKN, serta perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Ngemplak Fest menyediakan ruang partisipasi dan pertemuan sosial bagi masyarakat melalui aktivitas yang bersifat rekreatif dan kolaboratif. Kegiatan juga mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat serta membuka peluang interaksi antarpeserta dan antarpihak yang terlibat. Namun, pelaksanaan masih menghadapi keterbatasan berupa belum meratanya keterlibatan antar-RW, perubahan susunan acara, dan koordinasi panitia yang belum sepenuhnya optimal. Dengan demikian, kegiatan berbasis kebersamaan seperti Ngemplak Fest dapat dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang menggabungkan unsur partisipasi, rekreasi, dan kolaborasi lokal.