Suryadi
Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Kewarganegaraan dan Moderasi Beragama melalui Pendidikan Partisipatif di Kampung Sukosari Kecamatan Baradatu Suryadi; Lilik Anggraini
TAKHADUM: Jurnal Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2026): TAKHADUM: Jurnal Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi kewarganegaraan, lemahnya partisipasi sosial, serta terbatasnya pemahaman moderasi beragama masih menjadi tantangan dalam membangun masyarakat yang demokratis dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi program edukasi PKn berbasis masyarakat yang mengintegrasikan literasi kewarganegaraan, moderasi beragama, dan literasi digital di Kampung Sukosari Kecamatan Baradatu. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 partisipan yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan warga umum. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, serta instrumen pre-test dan post-test. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pendidikan kewarganegaraan, moderasi beragama, dan literasi digital dalam model pemberdayaan masyarakat yang partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai kewarganegaraan demokratis, sikap keagamaan yang inklusif, serta kemampuan literasi digital kritis. Program juga mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan berkembangnya pola komunikasi yang lebih dialogis dan inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa edukasi PKn berbasis masyarakat dapat menjadi model pemberdayaan partisipatif yang efektif dalam memperkuat kesadaran kewarganegaraan dan moderasi beragama di masyarakat multikultural.
Integration of Local Values and Religious Moderation in Civic Education to Enhance Social Tolerance at SDN 01 Banjar Sari, Baradatu District Suryadi
ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social Vol. 1 No. 1 (2026): ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the suboptimal internalization of social tolerance values in Civic Education (PKn), despite their normative inclusion in national education objectives. This gap indicates that value integration in learning remains largely symbolic and has not been transformed into meaningful learning experiences. This study aims to analyze the integration of local values and religious moderation in PKn learning and examine its influence on students’ social tolerance attitudes at SDN 01 Banjar Sari, Baradatu District. A qualitative approach with a case study design was employed. The research subjects included the principal, Civic Education teacher, and students of grades IV, V, and VI. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model. The findings reveal that the integration of local values and religious moderation has not been systematically designed in lesson planning and implementation, resulting in implicit and normative practices. Consequently, the improvement of students’ social tolerance remains limited and has not reached a stable level of internalization. This study highlights that the effectiveness of tolerance education depends on the ability of learning processes to construct values into contextual, participatory, and reflective social experiences. Therefore, this research contributes by emphasizing the importance of a transformative pedagogical approach in integrating local values and religious moderation in Civic Education.