Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PjBL DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA ERA DIGITAL: UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ESAI PESERTA DIDIK Retno Satuti; Retno Winarni; Eka Budhi Santosa
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i1.7728

Abstract

Mastery of essay writing constitutes a critical component in the development of higher-order thinking skills among elementary school students in the digital age. The observed difficulties of students in organizing ideas and constructing logical arguments highlight the pressing need for innovative instructional approaches that promote active participation and reflective reasoning. The study employs a quasi-experimental design, 60 fifth-grade students from the Gajah Mada Giriwoyo Cluster. The primary instrument used for data collection was an essay assessment tool, developed based on coherence, cohesion, sentence structure, and idea development criteria. Data analysis procedures included independent t-tests, two-way ANOVA tests, and N-Gain index calculations to evaluate the magnitude of learning improvement. The findings demonstrate a statistically significant distinction between the experimental and control groups, indicated by a p-value of 0.0208 and an average N-Gain of 0.24 for the experimental group. Moreover, critical thinking proficiency among students was found to exert a substantial effect on their progress in essay writing skills. Based on these results, the study recommends that educators incorporate project-based methodologies as a strategy to enrich literacy instruction practices in elementary education settings.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENGATASI HAMBATAN MEMBACA PERMULAAN SISWA FASE B PADA MATERI IPAS Yusuf Trenggono; Retno Winarni; Triyanto Triyanto
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.8669

Abstract

Kesulitan membaca di kelas dasar awal menimbulkan tantangan yang signifikan bagi perkembangan akademik siswa di seluruh mata pelajaran, khususnya IPAS yang memerlukan kemampuan literasi untuk memahami konsep sains dan sosial. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan mengevaluasi strategi pembelajaran berdiferensiasi untuk mengatasi hambatan membaca awal di kalangan siswa fase B pada mata pelajaran IPAS. Pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan desain studi kasus eksplorasi digunakan untuk memeriksa perencanaan, implementasi, dan evaluasi reflektif dari strategi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS. Delapan siswa kelas tiga yang mengalami kesulitan membaca materi IPAS berpartisipasi, bersama tiga guru kelas. Studi ini mengungkapkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi secara efektif mengubah siswa dari keadaan learned helplessness menjadi pembelajar mandiri yang memiliki motivasi intrinsik terhadap kegiatan membaca materi IPAS. Temuan utama menunjukkan bahwa diferensiasi konten IPAS yang menggunakan bahan bacaan bergambar tentang tubuh manusia dan lingkungan, diferensiasi proses yang menerapkan tutor sebaya dan dukungan individu, dan diferensiasi produk yang menggunakan metode penilaian fleksibel secara signifikan meningkatkan akurasi fonetik siswa (85%), kefasihan membaca materi IPAS, dan kepercayaan diri. Fenomena tak terduga muncul dimana tutor sebaya mengalami peningkatan membaca materi IPAS yang lebih besar daripada mereka yang dibimbing, menciptakan ekosistem pembelajaran regeneratif.