Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Socio-Scientific PBL berbasis Spiritual Value didefinisikan sebagai pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang mengintegrasikan isu sosial-saintifik dengan nilai-nilai spiritual seperti tanggung jawab moral dan kesadaran ekologis terhadap motivasi belajar serta hasil belajar siswa dijadikan sasaran analitis [AN1.1]dalam kajian ini. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui rancangan pre-eksperimental tipe one-group pretest posttest dengan berbasis pendekatan Socio-Scientific issues. Sampel penelitian terdiri dari 24 peserta didik kelas X SMA Batik 2 Surakarta. Penghimpunan data dilaksanakan melalui angket motivasi belajar yang telah divalidasi oleh ahli dan memiliki koefisien reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,82 (kategori tinggi), serta instrumen tes berupa pretest dan posttest guna mengukur hasil belajar yang telah melalui validasi ahli. Pengolahan data dilakukan melalui uji deskriptif, uji normalitas, paired sample t-test, dan one sample t-test. Rerata motivasi belajar diperoleh sebesar 89,50 dengan kategori tinggi serta menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 0,000 < 0,05). Peningkatan hasil belajar ditunjukkan melalui kenaikan skor rata-rata dari 70,04 menjadi 80,17 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan adanya asosiasi positif antara penerapan model dengan motivasi dan hasil belajar dalam kondisi penelitian ini (one-group design, tanpa kelompok kontrol) Model pembelajaran ini berpotensi meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian lingkungan[AN2.1] melalui mekanisme penguatan motivasi intrinsik dan pembentukan tanggung jawab moral. Keterbatasan utama penelitian adalah tidak digunakannya kelompok kontrol, sehingga hubungan sebab-akibat belum dapat ditegaskan secara definitif.