Pembelajaran IPA menuntut siswa untuk memiliki kompetensi diantaranya Critical Thinking, Collaboration, Communication, dan Scientific Creativity. Namun, masih banyak siswa yang menunjukkan keterbatasan dalamm keterampilan Scientific Creativity karena metode pembelajaran yang tidak mendukung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul pembelajaran IPA berbasis lingkungan untuk meningkatkan Scientific Creativity siswa SMP. Penelitian ini mengembangkan metode pengebangan dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yakni analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. E-modul yang dikembangkan divalidasi oleh para ahli dan diujicobaakan pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Arjasa. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, observasi keterlaksanaan, portofolio Scientific Creativity, dan angket respon siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik persentase dan nilai N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-modul pembelajaran IPA berbasis lingkungan yang dikembangkan dengan persentase kevalidan sebesar 91% dikategorikan sangat valid. Kepraktisan E-modul pembelajaran IPA berbasis lingkungan berdasarkan observasi keterlaksanaan pembelajaran mencapai skor 91,4% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan E-modul pembelajaran IPA berbasis lingkungan adanya peningkatan keterampilan Scientific Creativity siswa dengan perolehan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,63 dengan kategori baik dan respon siswa sebesar 87% dengan kategori sangat baik. Kesimpulannya, E-modul pembelajaran IPA berbasis lingkungan ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai bahan ajar penunjang kegiatan pembelajaran IPA di SMP