Masitah Masitah
Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Mulawarman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN QUIZWHIZZER TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Adha Frasiska; Sri Purwati; Evie Palenewen; Masitah Masitah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5897

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan menggunakan Quizwhizzer dapat mempengaruhi hasil belajar kognitif siswa pada konteks sistem ekskresi. Jenis penelitian ini quasi eksperimental dengan desain non-equivalent control group design, di mana sampel penelitian pilih secara cluster random sampling. Uji t menggunakan taraf signifikansi 5% dan uji Gain Ternormalisasi (N-Gain) adalah metode analisis data yang digunakan. Data dianalisis dengan uji Independent Sample t Test memperoleh nilai signifikansinya 0,00 0,05, sehingga Ha dapat diterima. Dari hasil tersebut, ditarik kesimpulan penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan Quizwhizzer berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem ekskresi di SMP 27 Samarinda. Nilai efektivitas pretest dan posttest N-Gain dari model Learning Cycle 5E dengan bantuan Quizwhizzer terhadap hasil belajar siswa menunjukkan angka di kelas eksperimen 0,53 dikategorikan sedang, sementara kelas kontrol 0,16 dikategorikan rendah.
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR GENETIK DAN GAYA HIDUP KELUARGA TERHADAP RISIKO DIABETES MELLITUS TIPE 2 Vio Wijaya; Najwa Asri Hyacinta; Dewi Suffah Anggraeni; Masitah Masitah; Robiyatul Sakdiah Chesarani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9571

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan banyak dipengaruhi oleh faktor genetik serta gaya hidup keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan kontribusi faktor genetik dan kebiasaan hidup keluarga terhadap risiko terjadinya DMT2 pada kelompok usia muda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif dan melibatkan 15 responden berusia 19–23 tahun, baik yang memiliki maupun tidak memiliki riwayat keluarga penderita DMT2. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai riwayat keluarga, pola makan, aktivitas fisik, pola tidur, serta kebiasaan konsumsi makanan tinggi gula, kemudian dianalisis menggunakan tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (53.3%) respondenmemiliki riwayat keluarga DMT2 dan kelompok ini cenderung memiliki risiko lebih tinggi berdasarkan indikator genetik. Selain itu, faktor gaya hidup juga memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan risiko, ditunjukkan oleh tingginya konsumsi makanan cepat saji (73.3%), kurangnya aktivitas fisik (66.7%), serta pola tidur yang tidak teratur (60%). Temuan ini menegaskan bahwa faktor genetik dan gaya hidup keluarga berperan bersama dalam membentuk kerentanan terhadap DMT2. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi keluarga mengenai pola hidup sehat sebagai langkah preventif untuk menurunkan risiko DMT2 pada usia muda.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI INDIKATOR KESIAPAN CALON GURU MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Dewi Suffah Anggraeni; Vio Wijaya; Khairunna Shofieyah; Masitah Masitah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9593

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tingkat literasi digital mahasiswa calon guru pada Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi terdiri atas seluruh mahasiswa semester lima tahun akademik 2023/2024 sebanyak 66 orang. Penentuan sampel mengacu pada tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%, sehingga diperoleh 55 mahasiswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket literasi digital, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif yang mencakup delapan aspek literasi digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tujuh aspek Functional Skill and Beyond, Creativity, Collaboration, Communication, The Ability to Find and Select Information, Cultural and Social Understanding, dan E-Safety masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Sementara itu, aspek Critical Thinking and Evaluation berada pada kategori “Cukup Baik”. Secara keseluruhan, literasi digital mahasiswa calon guru FKIP tergolong sangat baik dan sejalan dengan tuntutan Era Society 5.0, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi, kreativitas, kerja sama, dan keamanan digital. Meski demikian, kemampuan berpikir kritis masih perlu ditingkatkan agar mereka mampu menghadapi tantangan terkait maraknya informasi yang kurang valid.