Ummu Fitrothul Hidayah
Universitas Kadiri, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diseminasi Teknologi Pupuk Biru Slurry Sebagai Upaya Peningkatan Produksi Semangka Aptika Hana Prastiwi Nareswari; Ummu Fitrothul Hidayah; Devina Cinantya Anindita
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062016000

Abstract

Sektor hortikultura memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, namun produktivitas di tingkat petani masih belum optimal akibat degradasi kesuburan tanah dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendiseminasikan teknologi pupuk Biru Slurry serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya semangka secara berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, demonstrasi plot (demplot), dan pendampingan secara partisipatif selama satu musim tanam. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner pre-test dan post-test, wawancara, serta dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani sebesar rata-rata 33,75% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, keterampilan petani dalam aplikasi pupuk organik meningkat secara signifikan, ditandai dengan kemampuan dalam menentukan dosis, waktu aplikasi, dan teknik penggunaan pupuk slurry. Petani juga menunjukkan respon positif terhadap teknologi yang diperkenalkan karena dinilai mudah diaplikasikan, ramah lingkungan, dan berpotensi mengurangi penggunaan pupuk kimia. Observasi lapangan menunjukkan indikasi perbaikan kondisi tanah dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan kapasitas petani serta mendorong penerapan praktik pertanian berkelanjutan.