Dastin Imanuel
Universitas Tarumanagara, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Wawancara Integritas dan Sesi Penguatan Individual bagi Calon Duta Pariwisata Tahun 2026 Meiske Yunithree Suparman; Dastin Imanuel
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062153000

Abstract

Pemilihan Duta Pariwisata merupakan salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia yang berperan sebagai representasi daerah dalam mempromosikan potensi pariwisata. Namun, proses seleksi umumnya masih berfokus pada aspek pengetahuan, kemampuan komunikasi, dan penampilan, sehingga karakter serta kesiapan psikologis peserta belum tergali secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu mitra memperoleh gambaran karakter calon Duta Pariwisata melalui wawancara berbasis karakter yang dilanjutkan dengan sesi penguatan individual oleh psikolog. Kegiatan dilaksanakan kepada 15 calon Duta Pariwisata Tahun 2026 menggunakan metode wawancara semi-terstruktur yang menggali aspek motivasi, dukungan sosial, pengalaman menghadapi tantangan, komitmen, kemampuan mengenali kelebihan dan kelemahan diri, serta integritas. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, sedangkan sesi penguatan individual diberikan berdasarkan hasil wawancara masing-masing peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta memiliki motivasi untuk mengembangkan diri, mampu mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan diri, serta memperoleh dukungan sosial dari lingkungan terdekat. Selain itu, sebagian besar peserta menunjukkan komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata, meskipun masih ditemukan kecenderungan overthinking dan kurang percaya diri. Sesi penguatan individual membantu peserta meningkatkan kesadaran diri, memahami potensi yang dimiliki, serta menyusun strategi pengembangan diri. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi mitra sebagai informasi pendukung dalam proses seleksi sekaligus mendukung kesiapan psikologis calon Duta Pariwisata dalam menjalankan perannya.
Pelaksanaan Psikoedukasi Parenting Positif untuk Meningkatkan Pengetahuan Orang Tua dalam Mengelola Stres Pengasuhan di Kelurahan Tanjung Duren Jakarta Barat, Indonesia Agustina; Dastin Imanuel; Anna Maria Leony; Joseline
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062174000

Abstract

Stres pengasuhan merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi orang tua dalam menjalankan peran pengasuhan, terutama di lingkungan perkotaan dengan tuntutan kehidupan yang semakin kompleks. Hasil penelitian yang dilakukan pada 67 orang tua di Kelurahan Tanjung Duren, Jakarta Barat, menunjukkan bahwa aspek pleasure dan strain berada pada kategori sedang sehingga diperlukan upaya promotif untuk membantu orang tua mengelola stres pengasuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyelenggarakan psikoedukasi parenting positif berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan refleksi yang membahas konsep stres pengasuhan, faktor-faktor yang memengaruhi stres, strategi coping yang adaptif, regulasi emosi, serta penerapan positive parenting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan refleksi serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan peran sebagai orang tua, seperti kesulitan mengelola emosi, membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, serta menerapkan pola pengasuhan yang konsisten. Diskusi juga menjadi sarana bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan memperoleh alternatif strategi dalam mengelola stres pengasuhan. Kegiatan ini memberikan implikasi berupa tersedianya program edukasi yang dapat mendukung upaya promotif dalam meningkatkan kualitas pengasuhan serta menjadi dasar bagi mitra untuk mengembangkan program pendampingan keluarga secara berkelanjutan.