p-Index From 2021 - 2026
1.323
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Public Health Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penyalahgunaan Narkoba Dikalangan Remaja diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/50kcae51

Abstract

Permasalahan narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masif pula jaringan sindikatnya. Masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia, pada umumnya saat ini sedang dihadapkan pada keadaan yang sangat mengkhawatirkan akibat maraknya pemakaian bermacam-macam jenis narkoba secara ilegal. Kekhawatiran ini semakin di pertajam akibat maraknya peredaran gelap narkotika yang telah merebak di segala lapisan masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara pada masa mendatang. Perilaku sebagian remaja yang secara nyata telah jauh mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma serta hukum yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan narkoba di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat masih banyak dijumpai remaja yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba.
Pengaruh Kebijakan Social Distancing Pada Wabah Covid-19 Terhadap Kelompok Rentan Di Indonesia diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dyxtgv29

Abstract

Indonesia sedang mengalami pandemik COVID-19 dan menerapkan prinsip social distancing melalui kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan gambaran efek social distancing pada kelompok rentan. Metode penulisan menggunakan studi literatur sederhana, dimana 15 artikel dari CINAHL, ScienceDirect, ProQuest dan PubMed telahterpilih. Hasilnya memperlihatkan bahwa peran orang tua selama masaisolasi adalah hal terpenting bagi anak. Ibu hamil sendiri memilikiperubahan fisiologis dan psikologis yang tidak menentu, sehinggadiperlukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan unik yangdimiliki oleh ibu hamil. Kelompok lansia menjadi kelompok palingberisiko menularkan dan tertular virus, isolasi dianggap tepat, namun harus tetap memperhatikan kebutuhan lansia sesuai tingkat kemandiriannya. Social distancing berdampak signifikan padakelompok rentan, untuk itu diperlukan keseriusan dan kerjasama setiaplini.
Dampak Obesitas Pada Usia Dini diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c186pm59

Abstract

Obesitas pada usia dini telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dengan dampak yang luas dan serius terhadap kesejahteraan anak-anak. Artikel ini menyajikan ringkasan tentang dampak obesitas pada anak-anak, termasuk komplikasi fisik, psikologis, dan sosial yang mungkin terjadi. Dampak fisik mencakup peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, gangguan pernapasan, dan masalah tulang dan sendi. Secara psikologis, obesitas pada usia dini dapat menyebabkan rendahnya citra diri, depresi, dan kecemasan pada anak-anak. Sementara itu, dampak sosial meliputi isolasi sosial dan kesulitan dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Dampak jangka panjang dari obesitas pada anak-anak termasuk peningkatan risiko penyakit kronis di masa dewasa dan biaya perawatan kesehatan yang lebih tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang holistik diperlukan, seperti mendukung pola makan sehat, mendorong aktivitas fisik, dan memberikan edukasi kepada anak-anak dan orang tua tentang pentingnya gaya hidup sehat. Pemahaman yang lebih baik tentang dampak obesitas pada usia dini dapat membantu mengarahkan upaya pencegahan yang lebih efektif dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di masa depan.
Resiko Penyebab Kejadian Stunting Pada Anak diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wcbvx276

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Beberapa faktor penyebab stunting yaitu praktik pemberian kolostrum dan ASI eksklusif, pola konsumsi anak, dan penyakit infeksi, akses dan ketersediaan bahan makanan serta sanitasi dan kesehatan lingkungan. Metode: Penelitian ini menggunakan univariat, bivariat dan metode USG dalam melakukan analisis masalah. Hasil: Hasil analisis faktor risiko dengan kejadian stunting diperoleh 5 faktor penyebab dengan tiga faktor utama di Kelurahan Muarasari yaitu ASI Eksklusif, pola makan dan pengetahuan ibu. Kesimpulan: Sebagian besar anak dari responden tidak pernah menderita stunting (76,7%) dan sisanya sebanyak 7 anak (23,3%) mengalami stunting. Secara analisis bivariat tidak ada variabel yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting karena jumlah responden yang sedikit. Namun, berdasarkan kajian metode USG diperoleh tiga masalah utama yaitu ASI Eksklusif, pola makan dan pengetahuan ibu.
Antropologi Sosial Terhadap Kesehatan Reproduksi diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/brwvs969

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan dalam pendekatan budaya melalui pemikiran antropologi budaya dan perspektif feminis. Hasil telaah menunjukkan bahwa pandangan, pemahaman serta kepercayaan masyarakat tentang tubuh, seksualitas dan kesehatan perempuan berkontribusi terhadap kerentanan tubuh dan kesehatan reproduksi perempuan, serta menguatnya wacana tubuh serta medikalisasi terhadap tubuh perempuan. Dalam makalah ini dibuat pemetaan pemikiran antropologi Henrietta Moore, Sherry Ortner, dan Suzane J. Kessler & Wendy Mc. Kenna, Anthony Synnott, Mary Douglas, Michael Winkelman, Emily Martin, Bryan Turner, dan Christiane Northrup, untuk telaah terhadap datadata empiris hasil penelitian di Indonesia tentang tubuh dan kesehatan reproduksi perempuan. Beberapa hasil penelitian tentang tubuh dan kesehatan perempuan yang dilaksanakan para peneliti di Indonesia, menunjukkan menguatnya dominasi budaya patriarki yang mempengaruhi menguatnya wacana tubuh perempuan sebagai tubuh medis dalam kebijakan kesehatan reproduksi. Dapat diamati melalui data-data empris tersebut bahwa faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik secara bersamasama meneguhkan medikalisasi terhadap tubuh perempuan. Urusan fungsi biologis perempuan berkaitan dengan hamil dan melahirkan menimbulkan pemaknaan yang khas dan cenderung kontroversial tentang tubuh, seksualitas dan kesehatan reproduksi perempuan. Pemikiran antropologi dan perspektif feminis menunjukkan bahwa kuatnya mitos & tabu tentang tubuh, seksualitas dan kesehatan reproduksi perempuan tak dapat dilepaskan dari konstruksi budaya tentang peran dan fungsi, serta eksistensi perempuan dalam struktur keluarga dan masyarakat yang berada dalam dominasi ideologi patriarki. Kata kunci: reproduksi, tubuh, mitos, perempuan, feminisme, antropologi
Pengaruh Pendidikan dan Status Sosial Ekonomi Kepala Keluarga bagi Kesehatan Lingkungan Masyarakat diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/p1hnnx87

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan status sosial ekonomi kepala keluarga terhadap kesehatan Kata Kunci:lingkungan masyarakat. Faktor pendidikan sedemikian mempengaruhi pengetahuan kepala keluarga mengenai kesehatan Pengaruh, Pendidikan, Status lingkungan. Pendapatan juga sangat mempengaruhi setiap kepala Sosial Ekonomi, Kepala keluarga mengenai kesehatan lingkungan. Pekerjaan/mata Keluarga, Kesehatanpencahariaan juga sangat mempengaruhi pengetahuan kepala Keywords:mengenai kesehatan lingkungan. Status sosial sangatmempengaruhi kesehatan lingkungan yang dimiliki dimana Be Effects, Education, Socioapabila semakin tinggi status sosial ekonomi kepala keluarga baik Economic Status, Head of dilihat dari pendidikan, pekerjaan dan pekerjaan/mata Family, Health.pencaharian, maka semakin baik kesehatan lingkungan yang dimiliki. Bahwa status sosial ekonomi kepala keluarga (pendidikan, pendapatan dan pekerjaan/mata pencahariaan) memberikan kontribusi yang besar bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara status sosial ekonomi kepala keluarga.
Pendidikan Kesehatan Tentang Diabetes Melitus Pada Keluarga Di Kelurahan Pahandut Palangkaraya diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/k8dpdf84

Abstract

Diabtes Melitus (DM) adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darahmelebihi normal yang ditandai dengan hiperglikemia puasa dan postprandial,aterosklerosis dan penyakit vaskular mikroangiopati. DM dapat disebabkan karenapola makan atau factor genetik. Penelitian yang dilakukan di Kelurahan PahandutPalangka Raya menunjukkan kurangnya pengetahuan keluarga (67%) mengenaipenyakit DM dapat menjadi factor predisposisi terjadinya DM pada anggotakeluarga.Pendidkan adalah upaya agar masyarakat berperilaku atau mengadopsiperilaku kesehatan dengan cara persuasi, bujukan, imbauan, ajakan, memberiinformasi, memberi kesadaran dan sebagainya, melalui kegiatan yang disebutpendidikan atau promosi kesehatan.Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan menggunakan strategi pendidikankesehatan bagi keluarga di Kelurahan Pahandut Palangka Raya. Kegiatan yangdilakukan adalah dengan melaksanakan pendidikan kesehatan kepada keluarga diKelurahan Pahandut Palangka Raya. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramahdan Tanya jawab. Media pendidikan kesehatan yang digunkan adalah dengan LCD proyek tordan leaflet yang dibagikan kepada keluarga. Materi yang diberikan adalah mengenai penyakit DM yang meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala,penanganan, komplikasi. Selama pendidikan kesehatan berjalan, lingkungan kondusif,keluarga antusias mendengarkan pendidikan kesehatan dan aktif bertanya saatdiberikan kesempatan untuk diskusi.Hasil evaluasi pendidikan kesehatan menunjukkankeluarga mampu untuk menyebutkan dan menjelaskan kembali mengenai penyakit DMseperti yang dipaparkan pada saat pendidikan kesehatan.Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen, perawat dan mahasiswa profesi Nerske pada keluarga di Kelurahan Pahandut Palangka Raya dapat dinyatakan berhasil. Melalui hasil evaluasi selama pendidikan kesehatan berlangsung yaitua danya respon yang positif dari keluarga dan juga mampu untuk menyebutkankembali mengenai penyakit DM seperti yang telah dipaparkan.
Kesehatan Mental Mahasiswa Dalam Proses PembelajaranDaring Selama Pandemi Covid-19 diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mz50wf10

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Penularan terjadi ketika penderita TBC paru BTA positif batuk atau bersin dan tanpa disengaja penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. Seorang penderita tuberkulosis paru BTA positif dapat menginfeksi 10-15 orang di sekitarnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  distribusi terduga dan kasus baru TBC paru di sekitar tempat tinggal penderita TBC paru BTA positif. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 orang adalah seluruh anggota keluarga dari 35 penderita TBC paru BTA positif yang didiagnosa pada bulan Januari-Maret 2019 dan sedang menjalani pengobatan di wilayah kerja puskesmas  Tlogosari Wetan. Sampel penelitian ditetapkan secara toral sampling. Hasil: Intensitas kontak responden dengan penderita lebih dari 8 jam/hari sebanyak 71,4%. Seluruh responden memiliki tingkat kepadatan hunian yang baik, artinya hunian tidak dalam kategori padat. Responden yang merokok hanya 14,4%.
Perspektif Kesehatan Lingkungan Masyarakat diana diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mwzjkm80

Abstract

Perspektif kesehatan dalam lingkungan masyarakat melibatkan pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan populasi secara keseluruhan. Beberapa konsep utama dalam perspektif ini melibatkan interaksi antara individu, lingkungan fisik, sosial, dan sistem kesehatan.Perspektif kesehatan dalam lingkungan masyarakat mencerminkan pemahaman bahwa kesehatan tidak hanya bergantung pada keputusan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks sosial dan lingkungan di mana seseorang hidup.