Ulwan Purnamasari R
Jurusan Farmakologi, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan dan Hambatan dengan Praktik Tim dalam Pelaksanaan Audit Maternal Perinatal Surveilans Responsif (AMPSR) Andri Juanda; Heri Juanda; Fitri Raimona; Ulwan Purnamasari R; Nur Shalihah
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/syr4hc46

Abstract

Kematian maternal dan perinatal masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan penguatan sistem pelayanan melalui pelaksanaan Audit Maternal Perinatal Surveilans Responsif (AMPSR). Keberhasilan AMPSR tidak hanya dipengaruhi oleh penerapan pedoman teknis, tetapi juga oleh dukungan organisasi dan kemampuan tim dalam menjalankan proses audit secara kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan dan hambatan dengan praktik tim dalam pelaksanaan AMPSR pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan seluruh anggota Tim AMPSR sebanyak 16 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur dukungan organisasi, hambatan pelaksanaan AMPSR, dan praktik tim. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan dan hambatan dengan praktik tim dalam pelaksanaan AMPSR dengan nilai p = 0,041. Responden yang memperoleh dukungan baik dan tidak mengalami hambatan sebagian besar memiliki praktik tim yang baik, sedangkan responden yang menghadapi hambatan cenderung menunjukkan praktik tim yang kurang optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan dukungan organisasi dan pengurangan hambatan implementasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas praktik tim AMPSR.